Raperda Pemberian Nama Papua Bangkit pada Jembatan Hamadi - Holtekamp, Ditunda Pengesahannya | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Yulianus Rumbairussy, SSos,MM,  saat melaporkan pandangan Fraksi KNP. Yulianus Rumbairussy, SSos,MM, saat melaporkan pandangan Fraksi KNP.

Raperda Pemberian Nama Papua Bangkit pada Jembatan Hamadi - Holtekamp, Ditunda Pengesahannya

Sosial & Politik Penulis  Selasa, 17 September 2019 20:22 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Jayapura, - Fraksi Keadilan Nasional Papua DPR Papua dengan tegas meminta agar tiga raperda, yakni Raperdasus tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, Raperdasi tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum PD Irian Bhakti menjadi PT dan Raperdasi tentang Pemberian nama Papua Bangkit pada Jembatan Hamadi - Holtekamp Jayapura, ditunda pengesahannya.

“Setelah menimbang beberapa hal, kami Fraksi Keadilan Nasional Papua, dengan ini menyatakan bahwa ketiga raperda diatas untuk ditunda pengesahannya pada masa sidang kali ini,” tegas Yulianus Rumbairussy, SSos, MM saat membacakan laporan Pandangan Umum Fraksi Keadilan Nasional Papua DPR Papua dalam rapat paripurna di ruang Sidang DPR Papua, Selasa (17/9/19).

Namun kata Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, dari delapan raperda non APBD yang diusulkan dalam masa sidang kali ini, Fraksi Keadilan Nasional Papua memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Bapemperda DPR Papua yang telah menyelesaikan pembahasan raperdasi dan raperdasus itu.

Hanya saja lanjut Yulianus Rumbairussy, Fraksi Keadilan Nasional Papua menilai jika beberapa raperdasi-raperdasus masih memerlukan pengkajian, harmonisasi yang lebih faktual dengan stakeholder lainnya, agar ketika disahkan tidak menimbulkan kontroversi baik dari sisi norma, etika dan sisi penghargaan pada kearifan lokal masyarakat setempat.

Sementara itu, Raperdasi tentang Pemberian Nama Stadion Utama Lukas Enembe pada Kompleks Olahraga Kampung Harapan Sentani, Jayapura, Raperdasus tentang Perubahan Nama Bandar Udara Sentani, Jayapura menjadi Bandar Udara, Dortheys Hiyo Eluay dan Raperdasus tentang Keanggotaan DPR Papua yang ditetapkan melalui Mekanisme pengangkatan Periode 2019 - 2024 serta raperdasi/raperdasus lainnya yang telah dibahas dan diusulkan dalam masa sidang kali ini, agar ditetapkan menjadi perdasi dan perdasus. (TIARA)

Dibaca 81 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX