2019, SNVT Penyediaan Perumahan Berikan BSPS 500 Unit | Pasific Pos.com

| 12 December, 2019 |

2019, SNVT Penyediaan Perumahan Berikan BSPS 500 Unit

Papua Barat Penulis  Selasa, 17 September 2019 13:46 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bintuni, TP  Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat pada Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kembali memberikan bantuan kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Teluk Bintuni.

Bantuan TA 2019 berupa Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 500 unit yang tersebar di distrik Bintuni, Manimeri, Tembuni, Tuhiba, Meyado, Aroba dan distrik Sumuri.

“Penyerahan bantuan stimulan perumahan swadaya tersebut diberikan kepada penerima manfaat berupa bahan bangunan seperti pasir, paku semen dan atap seng. Dimana penyerahan batuan stimulan dari pusat ini langsung masuk ke buku tabungan penerima manfaat di Bank Papua Cabang Bintuni dan tidak bisa dicairkan dalam bentuk uang cash, dan hanya bisa dicairkan dalam bentuk barang berupa bahan-bahan bangunan yang disalurkan oleh pihak ketiga atau toko yang ditunjuk sebagai penyalur material oleh pusat,” jelas Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Teluk Bintuni Dorus Orocomna, S.Sos, MM kepada Tabura Pos, Kamis (12/9).

Dijelaskan olehnya, Teluk Bintuni mendapatkan quota BSPS ini sebanyak 500 unit dan sudah berjalan sejak bulan Mei 2019, dan diperkirakan akan berakhir bulan November 2019.

Dijelaskan Orocomna, BSPS merupakan bantuan dari Kementerian Perumahan dan Pekerjaan Umum melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Teluk Bintuni selaku fasilitator dari program pusat tersebut.

Penyerahan buku tabungan BSPS kepada penerima manfaat, kata dia, secara simbolis juga sudah diserahkan oleh Kepala Dinas Perumahan  dan Kawasan Permukiman Kabupaten Teluk Bintuni Dorus Orocomna dan Kepala Bidang Perumahan Vicky Putunanembun atas nama Bupati di kampung Vascodanmen distrik Meyado.

Ia pun berharap, program BSPS ini dapat memberikan rangsangan kepada masyarakat untuk memiliki rumah layak huni. Bagi masyarakat yang rumahnya dikategorikan belum layak huni maka pemerintah pusat akan memberikan bantuan perbaikan, berupa bantuan atap, dinding dan lantai.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman itu juga menjelaskantahun 2018 lalu, Teluk Bintuni telah mendapatkan BSPS sebanyak 200 unit dan sudah diberikan ke kampung dan distrik, senilai Rp. 15 juta/ rumah dalam bentuk bahan bangunan.

“Kemudian pada  tahun 2019 ini meningkat. Nilai bantuan untuk daerah terisolir atau sulit dijangkau sebesar Rp. 35 juta per KK dalam bentuk bahan material sebagai rangsangan dari pemerintah kepada  penerima manfaat supaya bisa mandiri dan bergotong royong. Apabila masyarakat menginginkan rumah layak huni maka kami memberikan bantuan Rp. 35 juta dari pusat dalam bentuk material itu belum cukup maka kemudian mereka akan siap menambah setengahnya agar target rumah layak huni bisa terwujud bagi penerima manfaat itu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, program bantuan rehabilitasi rumah sudah dimulai sejak tahun 2013. Program akan terus dijalankan sesuai dengan jumlah quota diperbanyak pada jumlah nilai KK, mengingat mahalnya harga material dengan kondisi saat ini.

Ia menjelaskan, pembagian quota nilainya per KK dibagi berdasarkan wilayah, sehingga berbeda-beda untuk setiap wilayah dimana wilayah I yang terdiri dari distrik Bintuni dan Menimeri mendapatkan BSPS sebesar Rp. 17,5 juta, wilayah II Sumuri dan Aroba serta sekitarnya mendapatkan BSPS sebesar Rp. 35 juta.

Wilayah III yang meliputi Meyado, Tembuni. Tuhiba juga mendapat Rp. 35 juta per KK.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dengan berbagai kondisi daerah dan mahalnya material yang terjadi di daerah agar ada kebijakan pusat dengan kenaikan nilai.

“Kami berharap program BSPS ini tahun depan meningkat supaya lebih masyarakat banyak yang dapat menikmati bantuan tersebut. Dana BSPS oleh pemerintah pusat langsung ditransver dan masuk ke rekening toko. Jadi, kami dari dinas tidak memegang anggaran atau membayarkan itu. Kami hanya memfasilitasi dan mendampingi program BSPS ini serta memastikan program presiden Jokowi ke seluruh Indonesia termasuk kabupaten Teluk Bintuni berjalan tepat sasaran dan tepat guna. Makanya, gunakanlah bantuan ini dengan baik mudah-mudahan ke depan bagi yang belum mendapatkan bantuan bisa ikut mendapatkannya,” tutur Dorus seraya berjanji akan terus melobi paket-paket sharing dana dari pusat, maupun dari provinsi  karena akan sangat membantu keterbatasan dana APBD Teluk Bintuni, khususnya dari pada Dinas Perumahan. [ABI-R3

Dibaca 101 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.