Bupati Imbau Mahasiswa asal Manokwari tidak Terprovokasi | Pasific Pos.com

| 18 October, 2019 |

Bupati Imbau Mahasiswa asal Manokwari tidak Terprovokasi

Papua Barat Penulis  Selasa, 17 September 2019 13:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Menyikapi aksi “pulang kampung” mahasiswa Papua dari beberapa daerah, Bupati Manokwari mengeluarkan imbauan kepada mahasiswa asal Kabupaten Manokwari di sejumlah daerah yakni di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi, NTT, dan Maluku yang berisi empat poin.

Dalam imbauan yang juga diperoleh Tabura Pos, Sabtu (14/9), Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, menyampaikan bahwa mencermati perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi sehubungan dengan permasalahan rasisme terhadap para mahasiswa/i di Surabaya, Malang, dan Semarang beberapa waktu lalu dan memicu terjadinya gelombang demonstrasi diikuti tindakan anarkisme di Papua dan Papua Barat, serta memperhatikan tindakan pemerintah terhadap penyelesaian peristiwa dimaksud, maka disampaikan beberapa hal.

Pertama, agar seluruh mahasiswa/wi asal Kabupaten Manokwari untuk tidak terprovokasi terhadap isu eksodus mahasiswa/i dari seluruh Jawa, Bali, Makassar, dan Manado dengan tetap melanjutkan perkuliahan di tempat semula sebagaimana biasanya hingga selesai.

Kedua, tidak ada sistem pendidikan yang menjamin bahwa seluruh mahasiswa/i yang pulang ke Tanah Papua dapat ditampung dan langsung melanjutkan perkuliahan di perguruan tinggi di Papua dan Papua Barat akibatnya dapat mengganggu perkuliahan selanjutnya.

Ketiga, Pemerintah Kabupaten Manokwari tidak menyediakan anggaran bagi mahasiswa/i yang pulang ke Papua Barat maupun kembali ke tempat semula sehubungan dengan permasalahan dimaksud.

Keempat, pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan mahasiswa/i di tempat masing-masing dan apabila ada hal-hal yang mengintimidasi dalam proses perkuliahan selanjutnya maupun aktivitas lain sebagaimana biasanya agar segera dilaporkan kepada Pemkab Manokwari serta kepada pihak berwajib setempat.

Surat imbauan yang ditandatangani Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, tertanggal 13 September 2019 itu juga disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri, Kapolri, Gubernur Papua Barat, Kapolda Papua Barat, dan Kapolres Manokwari. (BNB-R3) 

Dibaca 47 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX