Peduli Papua, Lantamal X Salurkan Paket Sembako dan Gelar Bakti Ksehatan Gratis | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

Peduli Papua, Lantamal X Salurkan Paket Sembako dan Gelar Bakti Ksehatan Gratis

Kota Jayapura Penulis  Minggu, 15 September 2019 01:14 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Komandan Lantamal X Brigjen TNI (Mar) Nurri Andrianus Djatmika di dampingi Asisten II Sekda Papua mewakili Gubernur Papua membagikan bingkisan 5181 paket sembako sumbangan dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan bantuan dari Pemprov Jawa Timur dan BUMN, BUMD dan pengobatan gratis di KRI dr. Suharso-990 bertempat di Kantor Gubernur, Sabtu (14/09/19).

Komandan Lantamal X Brigjen TNI (Mar) Nurri Andrianus Djatmika dalam sambutanya mengatakan, "Pagi ini kita on board di Kapal Rumah Sakit KRI dr. Suharso-990 ini adalah salah satu bentuk kepedulian Pimpinan TNI khususnya TNI AL kepada masyarakat Papua terhadap apa yang terjadi beberapa hari lalu".
"KRI dr. Suharso-990 ini memiliki kemampuan untuk operasi medis dan saat ini sudah ada 19 pasien yang sudah masuk ke KRI SHS-990, 6 sudah di tangani meliputi Patul atau patah tulang kemudian Tonsil dan Ambeyen. Dari sekian banyak pasien yang kita terima di KRI SHS-990 semuanya adalah gratis.", terang Danlantamal X.

Pemerintah peduli dengan sangat memperhatikan kesehatan masyarakat. Salah satu wujudnya pengiriman KRI SHS-990 dari Kasal ke Papua ini, kami yang ada di Papua ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih, Polda Papua serta dari pemerintah Daerah Provinsi maupun Kotamadya. Ada tiga Spot yang kita gelar salah satunya ada di KRI SHS-990 ini untuk tindakan operasi , yang lainnya ada di kantor Gubernur, Terminal Expo Waena.

"Inilah wujud kepedulian Pemerintah, wujud kepedulian negara kepada Rakyat Papua, Kita Cinta Papua, kita memperhatikan Papua, mari kita bersatu menciptakan keamanan, kedamaian supaya Papua ini lebih maju, lebih indah dan Modern.", pungkasnya.

Ada harapan dari masyarakat berkaitan dengan akan diselenggarakan PON XX tahun 2020 untuk menghadirkan KRI Soeharso-990 di Papua. Kami akan lanjutkan aspirasi itu kepada pimpinan Angkatan Laut dan mohon nanti dari pihak Pemprov juga mengajukan surat permohonan kepada bapak Kasal agar mendapatkan dukungan KRI dr. Soeharso-990 ini pungkas Komandan Lantamal X.", kata Danlantamal X mengakhiri wawancara dengan awak media.

Gubernur Papua yang diwakili oleh Asisten II Muhammad Musaad dalam sambutanya mengatakan Tentara Nasional Indonesia merupakan komponen utama pertahanan pemberdayaan wilayah yang diarahkan untuk menggali dan memberdayakan potensi masyarakat menjadi potensi pertahanan serta menciptakan kondisi yang kondusif pembangunan nasional. salah satu cara agar tugas tersebut dapat terwujud adalah dengan menyelenggarakan bakti sosial kesehatan dalam rangka mendukung pemulihan situasi keamanan di wilayah Papua.

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan, ini atas nama pribadi dan pemerintah Provinsi, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepedulian TNI, Polri bekerja sama dengan pemda atas terselenggaranya bakti sosiaL pada hari ini, yang merupakan salah satu bentuk perwujudan kepedulian akan pembangunan di negeri ini. prioritas pembangunan yang di laksanakan oleh pemerintah daerah pada prinsipnya selalu pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyrakat, di mana masyarakat merupakan obyek sekaligus subyek pembangunan. Dalam hal ini, maka paradigma sangatlah di perlukan untuk mewujudkan partisipasi masyarakat, dengan kata lain semakin tinggi tingkat keberhasilan yang akan di capai. Kata Muhammad Musaad.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinis Papua dr, Alyosias Giay pada kesempatan itu juga mengatakan, "Terutama didalam KRI SHS dan dihalaman kantor Gubernur serta Expo Waena Jayapura, antusias masyarakat kami sangat luar biasa. Dan juga ada beberapa kasus penyakit yang rumah sakit daerah belum bisa tangani karena selain keterbatasan alat kami, dokter-dokter yang tangani kasus terutama spesifik, sehingga atas saran dari dinas Kota Jayapura, dimana pasien sudah di kumpulkan terutama di KRI SHS-990 sanagat luar biasa. Terutama yang masih trauma, hari ini belum damai, saya kira dengan kegiatan-kegiatan ini masyarakat kita di Papua merasa memeiliki terhadap bangsa kita."

Dibaca 127 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX