Warga Karang Indah Buat Produk Dari Sampah Plastik | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Lurah Karang Indah, Tri Hermawan, S.IP (foto:iis) Lurah Karang Indah, Tri Hermawan, S.IP (foto:iis)

Warga Karang Indah Buat Produk Dari Sampah Plastik

Papua Selatan Penulis  Jumat, 13 September 2019 02:19 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Lurah Karang Indah, Tri Hermawan, S.IP mengemukakan bahwa aktifitas warga Kelurahan Karang Indah yang bermukim di area belakang RSUD dalam mendaur ulang limbah atau sampah plastik sudah berlangsung cukup lama. Mereka terdiri dari sejumlah kelompok dan sudah menghasilkan beberapa produk yang terbuat dari sampah plastik tersebut. Bahkan produk mereka telah digunakan sebagai tas belanja pada saat launching program pengurangan sampah plastik beberapa waktu lalu oleh Pemda.

Kelompok masyarakat ini tidak hanya dari warga lokal tetapi ada juga yang non lokal.” Sebenarnya untuk aktifitas masyarakat yang mengelola kerajinan tangan cukup banyak di Kelurahan Karang Indah namun yang khusus mengolah limbah plastik memang lebih banyak dilakukan oleh warga di belakang rumah sakit,”jelas Tri kepada ARAFURA News di ruang kerjanya belum lama ini. Ia menambahkan, setiap kelompok terdiri dari 4 sampai 5 orang namun ada juga yang membuat secara individu.

Untuk bahan baku sampah yang digunakan selama ini mereka mencari sendiri dan hanya dikhususkan untuk jenis-jenis tertentu saja. Jadi tidak semua sampah plastik dapat digunakan sehingga mereka menyortir kembali. Biasanya yang digunakan bekas kemasan minuman gelas plastik, pewangi pakaian dan minyak goreng. Tentunya menjadi satu kebanggaan tersendiri karena dari dinas terkait, yakni Dinas Lingkungan Hidup juga memberi perhatian terhadap produk yang dibuat warga sehingga digunakan saat launching. Hanya saja jumlah yang dibuat memang belum terlalu banyak karena warga membutuhkan waktu untuk mengumpulkan bahan baku dan itu cukup sulit.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kondisi sampah yang digunakan juga tidak sembarangan karena jika sudah terlalu rusak tidak bisa dipakai lagi. Warga juga membuat tas-tas tersebut jika ada pesanan saja belum dilakukan secara rutin. Dengan digunakannya produk mereka saat launching program pengurangan sampah plastik maka semakin membuat warga bersemangat dan termotivasi untuk membuat produk yang lebih banyak lagi. Jika pemasarannya lebih luas maka dapat membantu menambah penghasilan keluarga mereka masing-masing.

Dibaca 29 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX