Tim Medis Kabupaten Jayapura Siap Berikan Layanan Kesehatan Bagi Atlet PON | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, SKM.,M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, SKM.,M.Kes

Tim Medis Kabupaten Jayapura Siap Berikan Layanan Kesehatan Bagi Atlet PON

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Kamis, 12 September 2019 20:45 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura telah menyiapkan tenaga medis dalam mendukung pelaksanaan PON XX, Tahun 2020 mendatang, yang diprioritaskan untuk 4 Distrik, Sentani Timur, Sentani, Ebungfau dan Waibu.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, SKM.,M.Kes., saat penutupan Rapat Kerja (Rakor) Kesehatan, di Puskesmas Harapan, Distrik Sentani Timur, Kamis (12/9) siang.

Dia menyebutkan, 10 tim petugas kesehatan yang telah terbentuk pada setiap tim didalamnya terdiri 1 dokter spesialis, 1 dokter umum, 4 perawat dan 2 driver.

"Peran sektor kesehatan dalam sukseskan PON dengan memberikan pelayanan kesehatan berupa pengendalian penyakit menular, pelayanan kesehatan gizi, pelayanan kesehatan lingkungan dan produk-produk lokal dearah termasuk penjamah makanan,"imbuhnya.

Selain itu, Khairul menjelaskan, ada beberapa program prioritas dilakukan Dinas Kesehatan, seperti melakukan kegiatan Asap fogging nyamuk secara berkala pada venue-venue tempat bertanding atlet , sebagai bentuk penyiapan lingkungan yang baik dan nyaman terhadap orang dan penonton yang datang.

"Karena penyebaran penyakit malaria di kabupaten Jayapura termasuk tertinggi di Papua, setelah Timika,Keroom, Sarmi dan Boven Digoel," terangnya.

Juga termasuk, menyediakan Sports Medicine Atau Layanan Kedokteran untuk Atlit, guna memberikan layanan kesehatan mencakup peningkatan kesehatan, kebugaran, pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi pasca pemulihan dari cedera.

"Ada juga sistem rujukan, dan kita sudah petakan cabang olahraga mana saja yang memiliki resiko cidera tinggi, sedang dan rendah, Sport medicine lebih fokus pada saat pelaksaan di venue tempat bertanding dengan memperkuat Sarana Prasarana Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk Keselamatan," jelas Khairul.

Termasuk menyiapkan sistem rujukan dengan menyiapkan alur transportasi ke rumah sakit, dengan maksud untuk mempermudah pananganan bagi atlet saat alami cidera parah, khususnya bagi cabang olahraga saling tarung seperti, Taekwondo, Silat, dan Tarung Drajat.

Dibaca 30 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX

Berita Terkini