Realiasai PAD Kabupaten Jayapura Baru 49,23 Persen | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegay, SE. Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegay, SE.

Realiasai PAD Kabupaten Jayapura Baru 49,23 Persen

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 12 September 2019 20:44 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI- Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga bulan September tahun 2019 ini baru terealisasi 64 miliar lebih dari target perubahan 130 miliar lebih, dengan presentase 49,23 persen.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegay, SE., mengatakan dengan presentase 49,23 persen memasuki bulan ini dianggap belum memenuhi target realisasi PAD, yang seharusnya pada bulan Agustus sudah mencapai 60 persen.

Oleh karena itu, pihaknya pada Rabu (11/9) pagi menggelar Rapat Pra Evaluasi realisasi PAD sampai dengan bulan Agustus 2019 , dengan harapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tergerak menemukan strategi-strategi baru, agar target dapat terpenuhi disisa waktu empat bulan kedepan hingga bulan Desember 2019.

"Tujuan kita rapat kemarin, untuk bagaimana empat bulan kedepan ada strategi supaya target bisa tercapai, dan masing-masing perangkat daerah harus punya strategi, kalau seandainya tidak tercapai kita tidak bisa membelanjakan,"kata Theopilus, Kamis (12/9) siang

Theopilus Tegay, menambahkan, meski realisasi PAD belum memenuhi target hingga bulan september, namun dirinya merasa masih diuntungkan dikarenakan penyerapan anggaran baru diangka 40 persen, seandainya diangka 70 persen pada bulan agustus lalu, Kas Daerah (Kasda) Kabupaten Jayapura dipastikan kosong.

"APBD perubahan 2019 khusus PAD adalah 115 miliar lebih, menjadi 130 miliar lebih. Apa yang sudah dibahas mengacu pada target APBD perubahan, walaupun APBD perubahan belum di evaluasi di Provinsi tetapi pada rapat pra evaluasi , kita telah pakai angka perubahan,"terangnya.

Dirinya menyampaikan, realisasi PAD terendah dengan presentase masih Nol persen, ada pada Dinas Pariwisata dengan target realisasi pendapatan 100 juta, dan BUMD Perusahaan Daerah (PD) Baniyau dengan target realisasi pendapatan 2 miliar.

"Tertinggi Bank Papua 100 persen, RSUD Yowari 89 persen, dinas lingkungan hidup hanya 1,2 persen. Dinas kelautan dan perikanan 1,25 persen. Sedangkan OPD lain sudah diatas 10 persen," pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Jayapura, dalam membiayai Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan di Kabupaten Jayapura, masih mengandalkan dana Perimbangan sehingga diharapkan seluruh Perangkat Daerah Terkait menggali Potensi PAD yang dikelolanya.

Pendapatan asli daerah, yang pada akhirnya akan mendorong kemandirian dan kemampuan keuangan daerah, dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dibaca 32 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini