KPU Papua Serahkan Hasil Penetapan Calon Anggota Dewan Terpilih ke Gubernur | Pasific Pos.com

| 12 November, 2019 |

KPU Papua Serahkan Hasil Penetapan Calon Anggota Dewan Terpilih ke Gubernur

Info Papua Penulis  Selasa, 10 September 2019 02:19 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua menyerahkan hasil penetapan hasil pemilihan (pemilu) calon tetap anggota DPR Papua, periode 2019-2024 kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe disaksikan Bawaslu di Gedung Negara, Jayapura, Senin 9 September 2019.

Gubernur Papua Lukas Enembe, memberikan apresiasi kepada KPU, karena telah melaksanakan tugas dengan optimal. "Jadi pertemuan hari ini, dengan pihak KPU serta Bawaslu serta pemerintah daerah provinsi Papua, untuk menerima hasil pemilu legislatif, untuk DPRP provinsi Papua, yang mana selanjutnya, saya akan buat pengantar ke kementerian dalam negeri," katanya usai pertemuan.

Dikatakan, setelag menerima rekapan calon tetap anggota DPR Papua dari KPU, maka SK anggota DPR Papua akan diterbitkan, dan akan dilantik pada tanggal 30 Oktober 2019. " Secara resmi saya sampaikan terimakasih atas pemilihan Legislatif dan eksekutif yang berjalan lancar, sangat aman,"ungkapnya

Menurutnya, apa yang di khawatirkan oleh pemerintah pusat yang mana Provinsi Papua termasuk salah satu zona merah atau daerah yang rawan itu tidak terbukti. "Apa yang di khawatirkan oleh orang Jakarta, ternyata tidak terbukti Papua selama pemilih legislatif dan eksekutif itu aman, yang mana tempatkan sebagai daerah rawan atau zona merah, tapi itu tidak terbukti dan kami bisa laksanakan dengan baik,"ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Papua, Theodorus Kossay mengatakan kedatangan ke Gedung Negara untuk menyerahkan daftar calon anggota DPR Papua, agar segera diberikan ke pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sehingga pada tanggal 30 Oktober nanti bisa di lantik.
"Hari ini agendanya hanya penyerahan biasa saja tidak ada yang istimewa," tuturnya.

Dibaca 116 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.