Eka: Layani Warga Untuk Dapat Jaminan Kesehatan, Tugas Mulia | Pasific Pos.com

| 20 January, 2020 |

Eka Ayu Widyawati (foto:ist) Eka Ayu Widyawati (foto:ist)

Eka: Layani Warga Untuk Dapat Jaminan Kesehatan, Tugas Mulia

Papua Selatan Penulis  Jumat, 06 September 2019 13:03 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Eka Ayu Widyawati (31) adalah seorang wanita yang berasal dari Denpasar yang lahir 31 tahun yang lalu. Wanita cantik ini merupakan salah satu pegawai kontrak Aparat Sipil Negara (ASN) bendahara Kelurahan Amun Kay di Tanah Miring yang juga merupakan peserta JKN-KIS yang berperan aktif dalam membantu masyarakat setempat untuk memperoleh bantuan pemerintah seperti jaminan pelayanan kesehatan JKN-KIS yang dapat mengakomodir masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan pengobatan secara gratis di fasilitas kesehatan terdekat.

Untuk kesehariannya, wanita yang dipercayakan sebagai perpanjangan tangan ASN dalam memberikan layanan kepada warganya ini selalu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai panggilan tugas yang mulia kepada Tuhan Yang Maha Esa dan dilakukannya dengan segenap hati. Saat ditemui tim Jamkesnews pada hari Senin (26/08) di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Merauke, ia kemudian mengemukakan pendapatnya tentang pelayanan JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

“Sebagai ASN saya berusaha untuk melayani masyarakat dengan baik. Karena pengurusan Kartu JKN-KIS Penerima Bantuan Iuran yang ditanggung pemerintah harus melalui RT, Kelurahan, dan setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Sosial, maka lanjut ke Dinas Kesehatan, jika memenuhi syarat maka akan diterbitkan Kartunya di kantor BPJS Kesehatan. Oleh karena itu saya datang kesini untuk mencetak Kartu JKN-KIS dan dibagikan kepada masyarakat yang telah terdaftar, karena tidak mungkin mereka datang satu per satu kesini untuk mencetak kartu,” ujarnya.

“Kartu JKN-KIS ini sangat membantu warga kelurahan Amun Kay karena disaat berobat, dokter ataupun perawat setempat biasanya meminta dilampirkan Kartu JKN-KIS agar bisa mendapatkan pelayanan disana. Untungnya peserta yang berobat disana tidak pernah dipersulit dan mendapatkan pelayanan yang sangat baik. Ketika diperiksa dan tahu sakit apa langsung ditangani oleh pihak medis di faskes maupun di rumah sakit. dan untungnya setiap kali peserta yang sudah menjalani perawatan tidak pernah dikenakan biaya sepeserpun,” tambahnya.

Saat ini kepesertaan PBI APBD sampai dengan bulan Juli 2019 adalah sebanyak 14.424 jiwa yang merupakan peserta yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah KabupatenMerauke dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan sampai dengan bulan Juli 2019 sebanyak 265.336 jiwa (93,9%) dari total penduduk di KabupatenMerauke sebanyak 278.706 jiwa. Sedangkan jumlah FKTP sampai dengan saat ini adalah sebanyak 40 yang terdiri dari 25 Puskesmas, 7 Dokter Umum, 2 klinik Pratama, 5 Faskes milik TNI, dan 1 Faskes milik Polri.

Dibaca 87 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik