Luki: Siswa Harus Menyukai Jurusannya | Pasific Pos.com

| 28 January, 2020 |

Guru Produktif Pemasaran SMKN 1 Merauke, Luki Saptarini, S.Pd (foto:iis) Guru Produktif Pemasaran SMKN 1 Merauke, Luki Saptarini, S.Pd (foto:iis)

Luki: Siswa Harus Menyukai Jurusannya

Papua Selatan Penulis  Senin, 02 September 2019 20:31 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Guru Produktif Pemasaran SMKN 1 Merauke, Luki Saptarini, S.Pd mengemukakan bahwa minset para siswa jurusan pemasaran yang ada di lingkup SMKN 1 diharapkan dapat berubah sehingga mereka lebih menyukai jurusan mereka. Pasalnya, ketika siswa sudah menyukai jurusan yang dipilih maka secara otomatis ketika belajarpun mereka akan lebih antusias. Diakui antusias para siswa untuk masuk jurusan pemasaran di SMKN 1 Merauke setiap tahun cukup meningkat untuk satu kelas yang disiapkan. Ketika dirinya melakukan kunjungan ke Kota Malang, Surabaya dan Bandung beberapa waktu lalu ternyata realita yang ada, justru jurusan pemasaran memiliki jumlah siswa yang lebih banyak dibandingkan dengan jurusan lainnya seperti perkantoran dan akutansi.

“Sebab untuk dunia usaha di ketiga kota besar tersebut sebagian besar memang masih sangat membutuhkan orang-orang yang berkompeten di bidang pemasaran,”jelas Luki saat ditemui ARAFURA News di lobi Swiss-Belhotel belum lama ini. Lebih lanjut ia mengemukakan bahwa para siswa diajak turun ke lapangan secara langsung untuk melihat aktifitas dunia usaha sudah rutin dilakukan. Kunjungan yang dilakukan tetap disesuaikan dengan materi pelajaran yang diterima di sekolah.

Misalnya untuk K3LH, pihaknya mengajak siswa mengunjungi Kantor Basarnas, lalu terkait dengan penataan produk maka para siswa diajak mengunjungi Orange Supermarket.
Bahkan dalam waktu dekat dirinya sebagai seorang tenaga pendidikpun berencana akan melakukan magang kurang lebih satu atau dua bulan lamanya agar lebih mengetahui tentang perkembangan yang terjadi pada sistem pemasaran saat ini.

Dibaca 84 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.