Pemprov NTB Jamin Keamanan Mahasiswa Papua Yang Ada di Lombok | Pasific Pos.com

| 7 December, 2019 |

Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize didampingi Anggota DPR Papua, Yulianus Rumbairussy dan dihadiri, Sekda NTB, Iswandi, Sekwan NTB, Mahdi, Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie juga dihadiri, Sekwan DPR Papua, DR. Julian J.Waromi, SE.MSi, serta beberapa anggota DPR Papua saat melakukan sesi foto bersama di Holiday Resort Lombok, usai pertemuan. Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize didampingi Anggota DPR Papua, Yulianus Rumbairussy dan dihadiri, Sekda NTB, Iswandi, Sekwan NTB, Mahdi, Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie juga dihadiri, Sekwan DPR Papua, DR. Julian J.Waromi, SE.MSi, serta beberapa anggota DPR Papua saat melakukan sesi foto bersama di Holiday Resort Lombok, usai pertemuan.

Pemprov NTB Jamin Keamanan Mahasiswa Papua Yang Ada di Lombok

Headline Penulis  Minggu, 01 September 2019 23:43 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

LOMBOK, - Menyikapi insiden terhadap mahasiswa Papua di Surabaya pada pekan lalu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama DPR Papua langsung menggelar pertemuan sekaligus menjalin silaturami, yang berlangsung di Holiday Resort Lombok, baru-baru ini.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam hal ini Sekda NTB, Iswandi menegaskan, jika pihaknya akan menjamin keamanan dan kenyamanan mahasiswa asal Papua yang tengah mengecam pendidikan atau kuliah disejumlah universitas yang ada di Kota Lombok.

Pertemuan itu dipimpin langsung, Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize didampingi Anggota DPR Papua, Yulianus Rumbairussy dan dihadiri, Sekda NTB, Iswandi, Sekwan NTB, Mahdi, Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie dan Sekwan DPR Papua, DR. Julian J.Waromi, SE.MSi, serta beberapa anggota DPR Papua yang juga turut hadir dalam pertemuan itu, di Holiday Resort Lombok.

"Insya Allah, disini aman dan itu sudah menjadi komitmen kita, bahwa apa yang terjadi diluar sana, itu ujian, namun kita berharap di NTB ini, semoga tidak terjadi rasisme seperti di daerah lain, "kata Iswan kepada Pasific Pos saat ditemui, usai pertemuan di Resort Holiday Lombok.

Namun, Sekda Ismawan mengaku, jika Provinsi NTB juga pernah mengalami hal seperti itu, sehingga dari kejadian itu menjadi pembelajaran.

Apalagi lanjut Ismawan, ini merupakan pengalaman yang pahit dan kedepan tidak boleh terulang kembali.

Saat ditanyak, apakah ada perhatian khusus terhadap mahasiswa Papua yang sedang menimbah ilmu di NTB? Sekda Ismwandi pun menjelaskan, bahwa selama ini sudah menjalin komunikasi yang baik, bahkan Pemorov NTB sangat terbuka, sebagai daerah yang selalu mengedepankan silaturahmi, dan saling mengunjungi.

"Jadi disini (Lombok), memang sudah sejak dulu dibudayakan seperti itu, sehingga semua merasa menjadi satu keluarga," jelasnya.

Ketika disinggung soal bantuan untuk mahasisa Papua di NTB, Iswandi menandaskan, jika hal itu dengan sendirinya sebagai bagian dari silaturahmi.

"Kita juga sudal lakukan komunikasi dari kemarin, karena dengan adanya insiden itu, maka langsung diantisipasi dan sudah dilakukan proteksi, sehingga mereka merasa aman dan nyaman disini tanpa dihantui rasa ketakutan dan kecemasan. Untuk itu, pemerintah melakukan pendekatan dengan para mahasiswa," terangnya.

Lewat pertemuan itu, Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize mengapresiasi dan menyambut baik adanya jaminan keamanan yang diberikan oleh Pemprov NTB bersama stakeholder terhadap mahasiswa Papua yang tengah menimbah ilmu di bangku perkuliahan di kota yang terkenal dengan Mutiaranya itu.

"Tapi pada dasarnya kita berterimakasih kepada Pemprov NTB yang sudah memberikan jaminan keamanan kepada anak-anak Papua yang kuliah di Kota Lombok. Disamping itu mereka juga memberikan jaminan kenyamanan dalam belajar. Jadi saya rasa itu hal yang baik dan sangat luar biasa ya," ujar Politisi PDI Perjuangan itu, yang biasa disebut Edo Kaize.

Namun legislator Papua itu berharap, agar di daerah atau di kota studi lainnya, juga dapat memberikan jaminan keamanan serta kenyamanan terhadap mahasiswa Papua yang tengah menempuh studi daerah itu.

Sebab kata Edo Kaize, anak-anak Papua ini juga merupakan anak-anak Indonesia, yang juga harus mendapatkan perlakuan yang sama dengan anak-anak Indonesia lainnya yang ada diatas negeri inu. Sehingga anak-anak Papua ini juga harus dirangkul dan diperlakukan seperti yang lainnya.

"Jadi jangan dibeda-bedakan atau diskriminasi. Ini mereka harus di rangkul dan bukan diperlakukan berbeda," tekannya. (TIARA)

Dibaca 102 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.