Bantuan Masih Terkendala Status Tanah | Pasific Pos.com

| 13 December, 2019 |

Lurah Karang Indah, Tri Hermawan, S.IP (foto:iis) Lurah Karang Indah, Tri Hermawan, S.IP (foto:iis)

Bantuan Masih Terkendala Status Tanah

Papua Selatan Penulis  Kamis, 29 Agustus 2019 15:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Seperti yang diketahui, di beberapa wilayah yang ada di Kelurahan Karang Indah hingga saat ini memang masih banyak yang dihuni oleh masyarakat dari luar Merauke, salah satunya warga Asmat. Tanah yang mereka tempati juga bukan milik sendiri namun rata-rata masih menumpang di tanah milik orang lain. Selain itu rumah tempat tinggal merekapun masih dalam kondisi yang memprihatinkan dan sangat sederhana sehingga membutuhkan perhatian berbagai pihak untuk dapat meringankan beban hidup mereka.

Lurah Karang Indah, Tri Hermawan, S.IP saat ditemui wartawan di sela-sela kegiatan baksos Polwan Polres Merauke di Kelurahan Karang Indah belum lama ini mengemukakan bahwa sebenarnya perhatian untuk mereka tetap diberikan, khususnya dari dinas-dinas terkait. Salah satunya dalam bentuk rehab rumah, namun yang menjadi kendala selama ini adalah kepemilikan tanah yang ditempati. Jadi status tanah memang harus jelas namun rata-rata warga yang rumahnya tidak layak huni tersebut statusnya tanahnya masih menumpang pada milik orang lain.

Sementara untuk peraturan dinas terkait sendiri, dalam memberikan bantuan sangat membutuhkan kejelasan status tanah. Ia menjelaskan, untuk warga Asmat sendiri lebih banyak bermukim di area samping Lantamal XI dan di Jalan Ternate. Sedangkan untuk yang berada di belakang rumah sakit lebih dominan dari Mappi. Mengenai matapencaharian warga, kebanyakan mencari ikan dan menjadi buruh di pelabuhan. Meskipun sudah menetap lama namun ada juga yang status kependudukannya masih dari daerah asal karena belum mengurus surat pindah ke kabupaten tempat tinggal yang baru. *

Dibaca 42 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.