Patroli Pengamanan Di Kota Wamena Semakin Ditingkatkan | Pasific Pos.com

| 12 December, 2019 |

Kodim 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto. Kodim 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto.

Patroli Pengamanan Di Kota Wamena Semakin Ditingkatkan

Lintas Daerah Penulis  Sabtu, 24 Agustus 2019 15:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Wamena- Patroli keamanan di wilayah kota Wamena ditingkatkan. Peningkatan pengamanan ini dilakukan sebagai antisipasi dari ancaman yang disampaikan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kepada aparat keamanan. Demikian dikatakan Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya saat dihubungi melalui telephon sellulernya.

Namun saat melaksanakan patroli keamanan pada Jumat (24/8) di lokasi pasa Jibama Kampung Hetuma, Distrik (kecamatan) Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya, sempat terjadi kontak tembak antara anggota TNI - Polri dengan KKSB. "Satu anggota KKSB tewas. Ia diduga pengikut Egianus Kogoya yang selama ini melakukan teror penembakan di Kabupaten Nduga," ujar Komandan Kodim 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto.

Candra menceritakan awal mula kejadian ketika patroli gabungan TNI-Polri melintas dekat Pasar Jibama sekitar pukul 10.40 WIT.

Saat itu, mereka melihat warga berhamburan lari ke luar areal pasar.

"Dari salah seorang warga diketahui, mereka ketakutan karena melihat 5 orang yang tidak dikenal menodongkan senjata api (senpi) ke arah masyarakat dan polisi di pasar," kata Candra.

Mendapat informasi itu, aparat gabungan kemudian bergerak masuk ke areal pasar. Mereka sempat melihat 5 orang yang membawa senpi berlarian.

"Ke-5 orang itu diduga kabur karena mendengar suara sirine. Empat orang lari ke arah berlawanan, sementara seorang lagi lari ke arah mobil angkutan kota. Ia diduga hendak lari menggunakan mobil itu, tapi kunci tidak ada," tutur Candra.

Aparat gabungan kemudian mengepung mobil tersebut. Bahkan Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda, melalui pengeras suara sempat memerintahkan orang itu untuk menyerahkan diri.

Bukannya menyerah, orang itu malah nekat ke luar dari mobil lalu menembak anggota polisi dan anggota kamra yang berdiri di belakang mobil.

"Saat itulah anggota (TNI-Polri) langsung melumpuhkan orang itu. Ia masih sempat melompat ke dalam mobil, sebelum akhirnya tewas," papar Candra.

Setelah kejadian itu, aparat gabungan langsung mengejar 4 orang terduga KKSB lainnya yang melarikan diri. Sebagian personel lalu mengamankan lokasi kejadian dan mengevakuasi 2 orang yang terluka ke RSUD Wamena.

"Anggota Polres Jayawijaya bernama Ipda Iwan mengalami luka tembak di paha, sementara anggota Kamra yang bertugas di Pos Polisi Pasar Jibama mengalami luka tembak di perut. Saat ini mereka sudah dirawat di RSUD Wamena," kata Candra.

"Di lokasi kejadian diamankan satu senpi laras pendek jenis Revolver, amunisi dan sejumlah kelongsong amunisi," kata Candra.

Dari hasil penyelidikan, kata Candra, 5 orang terduga anggota KKSB itu berasal dari Kampung Kimbim, Distrik

"Jadi patroli gabungan TNI-Polri itu bertujuan untuk mengantisipasi keterlibatan anggota KKSB dalam unjuk rasa antirasis yang akan digelar warga di Wamena," katanya.
Menurut Candra, pascapengadangan konvoi Satgas Pamrahwan di Jalan Trans Papua Wamena-Habema kilometer 39, Jumat (16/8/2019) lalu, aparat keamanan sudah memberlakukan siaga 1 di Wamena.

Informasi dari sopir lajuran yang melayani rute Wamena-Mbua bahwa KKSB pimpinan Egianus hendak bergerak masuk ke Wamena

"Sejak saat itulah, Kodim Jayawijaya bersama Polres Jayawijaya meningkatkan status keamanan di Wamena menjadi siaga 1 dan melakukan patroli rutin di sejumlah daerah rawan," ucapnya.

Dibaca 146 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX