Situasi Manokwari Mulai Kondusif | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Situasi Manokwari Mulai Kondusif

Papua Barat Penulis  Kamis, 22 Agustus 2019 14:49 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Situasi Kota Manokwari pasca-aksi massa pada Senin (19/8), sudah mulai kondusif. Meski demikian, sekolah-sekolah dan kantor-kantor pemerintah masih diliburkan.

Pantauan Tabura Pos, Selasa (20/8), sekolah-sekolah di Manokwari masih libur. Tidak ada sekolah yang melaksanakan aktivitas belajar mengajar.

Selain sekolah, aktivitas di organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Manokwari juga belum terlihat. Hanya ada beberapa ASN yang masuk kantor. Itu pun hanya untuk beres-beres pada ruangan yang ada.

Tidak ada pelayanan pada kantor-kantor pemerintah. Sebagian besar bahkan masih tertutup pintunya.

Suasana sepi di kantor-kantor pemerintah, terpantau di komplek perkantoran Pemkab Manokwari di Jl. Percetakan Negara. Tidak ada satu pun pintu kantor yang terbuka.

Suasana yang sama juga terpantau di kantor Bupati Manokwari di Sowi Gunung (Sogun). Sama sekali tidak ada aktivitas. Pintu gedung utama tampak tertutup. Begitu juga dengan Gedung B tempat Bupati Manokwari berkantor.

Tidak tampak ASN di halaman kantor bupati seperti biasanya. Hanya ada beberapa kendaraan roda dua milik ASN yang terparkir di depan Gedung B dan Bagian Humas serta bagian depan gedung utama. Selebihnya tidak ada kendaraan dan ASN.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari, Nelles Dowansiba, yang dikonfirmasi Tabura Pos via pesan WhatsApp, mengatakan kemarin sekolah-sekolah masih diliburkan. Menurut dia, jika situasi sudah benar-benar aman, barulah para siswa kembali bersekolah.

“Kalau situasi aman, mereka sekolah,” sebutnya.

Tidak hanya sekolah dan perkantoran, pertokoan di Kota Manokwari sebagian besar pun masih ditutup. Hanya ada beberapa toko yang terbuka.

Sejumlah toko yang rusak sebagai imbas aksi massa mulai berbenah. Beberapa karyawannya mulai membersihkan tokonya.

Sementara untuk toko yang terbakar, tampak karyawan  mulai membersihkan puing-puing yang ada. Beberapa unit kendaraan roda empat disiapkan untuk mengangkut material yang bisa dimanfaatkan.

Sementara itu, jalanan dalam Kota Manokwari yang sebelumnya diblokade massa, telah dibuka oleh aparat TNI dan Polri, dibantu Satpol PP dan masyarakat sekitar. Tampak mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Manokwari diturunkan untuk ikut membantu mengangkut sampah sisa aksi massa kemarin.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Manokwari, Marhatigoran Situmorang, mengatakan pihaknya menurunkan sejumlah armada truk untuk membantu mengangkut sampah di ruas-ruas jalan dalam Kota Manokwari.

“Kita terjunkan truk untuk membantu mengangkut sampah dalam Kota Manokwari,” ujarnya.

Sementara, Kepala Seksi Pengangkutan dan Pemrosesan Akhir Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari, John Fonataba, mengatakan pihaknya menerjunkan armada pengangkut sampah sejak pagi untuk mengangkut sampah dan material yang tersisa akibat aksi massa kemarin.

“Kita sudah turunkan sejak pagi, mudah-mudahan dalam hari ini sampah-sampah di jalanan bisa diangkut semuanya,” katanya kepada Tabura Pos di bekas kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari, Selasa (20/8).

Sementara itu, Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan dan Sekda Kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita yang dikonfirmasi Tabura Pos mengenai kapan ASN kembali berkantor belum memberikan jawaban. [BNB-R4] 

Dibaca 139 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.