Warga Asmat Di Kuda Mati Butuh Perhatian | Pasific Pos.com

| 20 November, 2019 |

Wasli Saman dan Ketua Lingkungan Abraham Simapan (foto:iis) Wasli Saman dan Ketua Lingkungan Abraham Simapan (foto:iis)

Warga Asmat Di Kuda Mati Butuh Perhatian

Papua Selatan Penulis  Selasa, 20 Agustus 2019 13:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Warga Asmat yang bermukim di wilayah Kuda Mati sangat membutuhkan perhatian pemerintah, terlebih warga yang ada sebagian besar belum memiliki pekerjaan tetap. Menurut Wasli Saman salah seorang warga, sebanyak 20 KK yang masih bertahan di wilayah tersebut dan terdiri dari 123 jiwa. Sebagian warga lainnya sudah pulang ke kampung halaman sehingga jumlah yang awalnya 40 KK mulai berkurang hingga tersisa 20 KK. Pria yang berprofesi sebagai guru SD YPK Nakias ini menjelaskan, warga sudah menempati kawasan Kuda Mati selama 22 tahun dan selama ini berupaya sendiri secara swadaya. Mata pencaharian warga rata-rata sebagai buruh kasar ada bertani. “Jadi banyak yang belum memiliki pekerjaan tetap sedangkan untuk yang bekerja sebagai pegawai hanya dua orang.

Oleh sebab itu warga sangat membutuhkan perhatian pemerintah sehingga dapat mengurangi beban hidup yang dialami selama ini,”jelasnya saat ditemui wartawan belum lama ini. Memang sudah ada beberapa pihak yang membantu warga dalam hal ini dari jajaran Lanud Merauke berupa sarana MCK yang lebih memadai. Bantuan tersebut sangat membantu warga terutama para ibu yang setiap hari mengurus rumah tangga dan anak-anak. Untuk itu ia menyampaikan terima kasih kepada pihak Lanud yang begitu peduli kepada warga Asmat bahkan anak-anak setempat juga sering diberdayakan untuk membantu menangani beberapa pekerjaan di lingkup Lanud. Bantuan lain juga pernah diberikan oleh Ketua DPRD Merauke berupa fasilitas profil tank untuk menampung air, sejumlah papan, pasir dan seng.

Dibaca 47 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.