Temui Massa, Lukas Enembe: Orang Papua Cinta Gus Dur | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe Gubernur Papua, Lukas Enembe

Temui Massa, Lukas Enembe: Orang Papua Cinta Gus Dur

Headline Penulis  Selasa, 20 Agustus 2019 12:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Ratusan masyarakat, mahasiswa dan pelajar di Kota Jayapura dan sekitarnya menggelar unjuk rasa damai, Senin (19/8).

Mereka menggelar aksi mengecam diskriminasi rasial yang menimpa mahasiswa asal Papua di Malang, Surabaya dan Semarang.

Unjuk rasa tersebut digelar pukul 08.00 WIt. Tampak para demonstran dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Mahasiswa meneriakkan yel-yel sambil membentangkan poster berisi tuntutan mereka.

Aksi massa berkumul di Abepura dan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Papua, massa ditemui Gubernur Lukas Enembe, Sekda, para asisten, kepapa OPD, Ketua MRP dan anggota, Ketua DPR Papua beserta anggotanya.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah ormas juga ikut bersama masyarakat Papua melakukan aksi demo.

Gubernur Papua Lukas Enembe, mengatakan, ia Sudah koordinasi dengan Pemerintah pusat juga pemerintah Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur saya sampaikan orang Papua mencintai almarhum Gus Dur, karena Gus Dur dulu sangat mencintai rakyat Papua," katanya

Lanjutnya, ibu Gubernur merupakan kadernya Gus Dur kenapa mahasiswa Papua dianiaya seperti itu, hanya masalah bendera, tindakan itu tidak di benarkah.

" Saya juga sudah buat pernyataan resmi kemarin, jadi Kami orang Papua bukan turunan dari kera (monyet) atau binatang, orang Papua punya harga diri dan martabat yang tertinggi," ungkapnya.

Kata Lukas, terbukti anak - anak Papua bisa kuliah diseluruh dunia, kurang lebih ada 1500 orang dan mereka berhasil mencapai nilai yang bagus.

Sekarang sudah 74 tahun merdeka, kenapa masih ada pemikiran penjajahan, aspirasi yang disampaikan ini akan bawa kepada Presiden.

"Penyataan sikap masyarakat akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat, karena saya perwakilan pemerintah pusat disini." Tuturnya.

Massa demo hari ini menuntut kepada pemerintah pusat, yakni , pertama pihaknya menuntut agar pemerintah provinsi papua, meminta agar Presiden, Panglima, Kapolri, Gubernur Jawa Timur menindak tegas dan proses secara hukum yang berlaku kepada oramas serta TNI Polri yang melakukan sikap rasis, kepada mahasiswa kami.

Kedua kami juga meminta dengan tegas agar bupati dan walikota meminta maaf kepada kami, secara terbuka kepada masyarakat Papua dan mahasiswa atas Penyataannya

Ketiga Kepada Presiden agar memberikan perlindungan bagi pelajar yang ada di seluruh Indonesia, agar mahasiswa tidak dalam kondisi terancam, teror dan lainnya, dari aparat dan ormas.

Ke empat Apabila rasiseme, intimidasi, persekusi dan ketidakadilan terus dilakukan kepada masyarakat Papua dan mahasiswa Papua, kedaulatan dikembalikan kepada rakyat atau referendum.

Dibaca 133 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX