Peringati HUT Kemerdekaan Ke-74, ‘Swiss-Belhotel Kembali Gelar Upacara’ | Pasific Pos.com

| 17 September, 2019 |

Jajaran hotel saat mengikuti upacara (foto:iis) Jajaran hotel saat mengikuti upacara (foto:iis)

Peringati HUT Kemerdekaan Ke-74, ‘Swiss-Belhotel Kembali Gelar Upacara’

Papua Selatan Penulis  Minggu, 18 Agustus 2019 12:54 0
Beri rating artikel ini
(2 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Seperti yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya, dimana selama masa kepemimpinan sosok Yacob Nainggolan sebagai general manager di Swiss-Belhotel Merauke maka pada tanggal 17 Agustus 2019 lalu seluruh jajaran hotel kembali melaksanakan upacara bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan RI yang ke-74 tahun. Upacara yang dimulai jam 7 pagi itu berjalan lancar dan seluruh karyawan kompak mengenakan busana batik sebagai seragam pada hari bersejarah itu.

Tidak hanya upacara, dalam momentum tersebut juga turut diberikan penghargaan kepada beberapa karyawan yang dinilai memiliki etos kerja yang cukup tinggi dan mampu menunjukkan kinerja yang baik. General Manager Swiss-Belhotel Merauke, Yacob Nainggolan dalam amanatnya saat bertindak selalu inspektur upacara mengemukakan, HUT RI ke-74 harus dimaknai sebagai momen pemersatu bangsa dimana kita memiliki kewajiban untuk mempertahankan dan mengembangkan hasil kemerdekaan tersebut.

Pembangunan SDM sebagai kunci keberhasilan dan kesuksesan Indonesia di masa depan. Umur emas untuk mencetak SDM Indonesia harus benar-benar dijaga termasuk kualitas kerja yang harus terus ditingkatan. Kerja adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan. Berdasarkan teori hirarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan teori Y Douglas Mc Gregor maupun teori motivasi kerja kontemporer. Arti motivasi kerja adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu.

Seseorang dikatakan memiliki motivasi kerja yang tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkan dengan mengerjakan pekerjaannya sekarang. Tidak terasa 74 tahun sudah bangsa ini merdeka namun kemerdekaan ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai lepasnya Bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan. “Marilah kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena kita masih dapat memperingati 74 tahun kemerdakaan Negara Repulik Indonesia.

Rasa syukur ini tentu akan lebih bermakna apabila kita juga mengetuk relung hati kembali untuk mengenang jasa-jasa pahlawan kemerdekaan seraya berdoa agar Tuhan menempatkannya di tempat terbaik di sisiNya,”terang Yacob. Ia berharap upacara akan rutin dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dan berbagai program yang selama ini digagas dapat ditingkatkan. Pasalnya, Swiss-Belhotel perlu melakukan terobosan-terobosan namun tetap fokus melakukan hal-hal yang bersifat sosial.

Dibaca 61 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.