Pemerintah Kota Jayapura Optimis Capai Target PAD 2019 | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Pemkot Jayapura bersama BUMN, BUMD dan sejumlah instansi terkait saat melakukan Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura Pemkot Jayapura bersama BUMN, BUMD dan sejumlah instansi terkait saat melakukan Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura

Pemerintah Kota Jayapura Optimis Capai Target PAD 2019

Kota Jayapura Penulis  Rabu, 14 Agustus 2019 18:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) capai target. Target PAD Kota Jayapura tahun ini sejumlah Rp195 miliar.

"Saya minta untuk memacu kinerja agar target tahun ini tercapai. Saya yakin target kami tahun ini tercapai. Kami terus melakukan intensifikasi dan genjot penerimaan PAD," ujar Benhur dalam Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura 2019 di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (14/8/19).

Menurut Benhur, Kota Jayapura tidak mempunyai sumber daya alam tapi bergerak di sektor jasa dan perdagangan sehingga untuk sumber PAD hanya dengan mengintensifkan pajak.

"Menata pelayanan, bekerja secara transpatan. Pertemuan ini untuk mengevaluasi target PAD Rp195 miliar 2019 sehingga bisa melakukan estimasi target PAD pada 2020 sekaligus mencari solusi agar target tercapai. Target saya 2020 PAD sudah harus Rp205 miliar," jelasnya.

Benhur menegaskan, sumber PAD harus di data dengan baik dan secara akurat. Dan, setiap OPD jangan menganggap PAD sebagai tugas tambahan, tapi sebagai peningkatan kinerja dalam pelayanan untuk meningkatkan PAD.

"Harus menghitung estimasidi masing-masing OPD terhadap PAD. Bapenda melayani konsumen dengan baik secara tepat, cepat dan transparan. BPTSP difungsikan dengan baik. Saya terus melakukan penataan publk dengan baik. Kami terus berusaha agar setiap keluhan bisa memungut pajak kebersihan," ujanya.

Benhur berharap agar melakukan koordinasi dengan melihat potensi daerah untuk menaikkan PAD yang berkontribusi terhadap APBD, dan tingkatkan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Salah satu potensi PAD Kota Jayapura, yaitu parkir kendaraan di tepi jalan umum diambil alih orang lain sehingga mengurangi PAD. Sebenarnya ini tidak boleh. Ini sama saja dengan pungutan liar. Ini kita harus bekerjasama dengan aparat kepolisian, Satpol PP," jelasnya.

Kepala Bapenda Kota Jayapura, Robby Awi, menyatakan pertumbuhan PAD Kota Jayapura selama 5 tahun terakhir terus mengalami pertumbuhan kenaikan yang cukup signifikan dengan rata-rata 14,78 persen.

"Realisasi PAD sampai dengan 12 Agustus 2019 telah mencapai 67,99 persen atau Rp132.584.078.085. Upaya yang kami lakukan yaitu melakukan sosialisasi selama satu bulan kepada objek pajak, penilaian individual khusus untuk pajak PBB-P2, melakukan integrasi aplikasi SIMPAD ke SIMDA Keuangan, melakukan integrasi host to host PBB/BPHTB dengan BPN sesuai dengan MoU," tuturnya.

Dikatakan Awi, Bapenda melakukan kerjasama dengan DJP Maluku Papua terkait pengelolaan pajak pusat dan pajak daerah sesuai MoU, dan terus melakukan peningkatan kualitas SDM aparaturnya dalam menjalankan tugas dengan memberikan kesempatan bagi ASN untuk mengikuti Bimtek dan Diklat

"Potensi daerah yang belum dapat dilaksanakan yaitu tera ulang, retribusi kepelabuhanan, pajak mineral bukan logam, dan pajak sarang burung. Optimalisasi pendapatan asli daerah dalam upaya peningkatan kemandirian fiskal daerah untuk pembangunan Kota Jayapura," ungkapnya.

Dibaca 30 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX