Di Papua Masih Butuh Ribuan Tenaga Kesehatan | Pasific Pos.com

| 20 August, 2019 |

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg.Aloysius Giyai, M.Kes (foto:iis) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg.Aloysius Giyai, M.Kes (foto:iis)

Di Papua Masih Butuh Ribuan Tenaga Kesehatan

Papua Selatan Penulis  Rabu, 14 Agustus 2019 17:47 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg.Aloysius Giyai, M.Kes mengemukakan bahwa tenaga kesehatan masih sangat dibutuhkan di Provinsi Papua. Sebagaimana yang diketahui, di Provinsi Papua tenaga kesehatan yang masih dibutuhkan kurang lebih 38 ribu. Namun tenaga yang ada saat ini baru berkisar 20 ribu orang sehingga masih membutuhkan sekitar 18 ribu tenaga lagi. Baik tenaga dokter spesialis, dokter gigi, perawat, bidan serta tenaga kesehatan penunjang lainnya.

Oleh sebab itu dengan penambahan 162 wisudawan kali ini menjadi satu hal yang sangat membanggakan karena dapat menutupi kekurangan tenaga kesehatan yang dialami. “Tenaga kesehatan saat ini sangat berpotensi dan bisa bekerja di tempat-tempat pelayanan kesehatan dengan gelar minimal DIII. Namun harus diingat, dalam melaksanakan tugas di lapangan wajib lolos uji kompetensi sesuai profesi masing-masing,”jelasnya pada acara wisuda Poltekes Kemenkes Jayapura (DIII Keperawatan, RPL Perawat, Bidan dan Farmasi Kelas Merauke dan Mappi TA 2018/2019 di Swiss-Belhotel Merauke Sabtu lalu.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, uji kompetensi memiliki arti yang sangat penting sehingga dapat mencegah terjadinya penyimpangan pelayanan. Pasalnya di daerah lain pernah terjadi kasus demikian dan sesuai hasil penyelidikan diketahui bahwa tenaga yang direkrut tidak memiliki kompetensi. Untuk itu pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Direktur Poltekes Jayapura yang senantiasa menghasilkan begitu banyak lulusan tenaga kesehatan yang dapat diandalkan. Terlebih lagi Poltekes sudah terakreditasi B dari pihak Dikti sehingga lulusannya tidak perlu diragukan lagi.

“Tidak perlu kuatir dengan lapangan kerja karena di semua kabupaten sudah didirikan rumah sakit dengan jumlah 34 rumah sakit di Papua. Oleh sebab itu tenaga kesehatan sangat dibutuhkan bahkan ada lima kabupaten yang rumah sakitnya sudah kita bangun namun belum dapat operasional karena belum dilakukan perekrutan tenaga. Oleh sebab itu tenaga yang ada diharapkan tidak hanya fokus di kawasan kota saja tetapi juga menyebar hingga ke kampung-kampung. Terima kasih kepada Pemkab Merauke dan Mappi yang telah bekerjasama dengan Poltekes Kemenkes Jayapura dalam hal dukungan kepada para wisudawan yang akan menambah tenaga kesehatan dan melayani di sejumlah fasilitas kesehatan khususnya di bagian selatan Papua,”pungkasnya.

Dibaca 22 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.