Briptu Heidar Ditemukan Tewas Usai Diculik KKB di Puncak | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Briptu Heidar Briptu Heidar

Briptu Heidar Ditemukan Tewas Usai Diculik KKB di Puncak

Headline Penulis  Senin, 12 Agustus 2019 21:35 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Satu Anggota Kepolisian Daerah Papua kembali lagi menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal bersenjata di Kabupaten Puncak, Senin (12/8) petang.

Heidar Pria berpangkat Brigadir Satu (Briptu) dari kesatuan Brigadir Mobil Polda Papua Ditemukan tewas di Kampung Usir Kabupaten Puncak, setelah sebelumnya menjadi korban penyanderaan dan penculikan ketika sedang menjalankan tugas sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Kabupaten Puncak.

Kejadian naas yang dialami oleh Briptu Heidar terjadi ketika dirinya bersama Bripka Alfonso sedang menjalankan tugasnya penyidik Sekitar Pukul 11.00 WIT.

Ditengah perjalanan menggunakan sepeda motor, Briptu Heidar berhenti sejenak lantaran dirinya (Briptu Heidar) dipanggil oleh seorang warga sekitar yang dikenalnya. Tidak berselang lama, sekelompok warga yang berjumlah 8 orang langsung menyekap dan membawa Briptu Heidar secara paksa sembari melakukan kekerasan.

Sementara rekannya Bripka Alfonso yang tidak dapat berbuat apa-apa langsung meninggalkan lokasi kejadian dan melaporkan kejadian tersebut di Pos Polisi di Kago Kabupaten Puncak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dimana saat ini jenazah korban telah berada di Puskesmas Ilaga setelah sebelumnya dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Sebelumnya sempat dilakukan pencarian setelah Briptu Heidar dilaporkan di culik dan disandera oleh kelompok yang diduga dari Kelompok Kriminal bersenjata," ucapnya ketika diwawancarai, Senin (12/8) malam.

Kata Kamal, belum diketahui dari kelompok mana yang melakukan aksi keji itu, namun pihaknya hingga saat ini masih memburu para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari lima orang

"Anggota kami yang ada di sana bersama rekan-rekan TNI akan terus memburu para pelaku, belum diketahui dari kelompok mana, namun dugaan para pelaku berasal dari Kelompok Lekagak Telenggen kerena mereka memiliki basis di daerah tersebut," ucapnya.

Kata Kamal, belum diketahui pasti Briptu Heidar mengalami luka bacok atau luka tembak, lantaran hingga saat ini telekomunikasi sulit.

"Kami belum tau pasti almarhum mengalami luka tembak atau luka bacok karena jaringan kurang bagus," kata Kamal.

Ia pun menjelaskan, rencananya Jenazah Briptu Heidar akan diterbangkan dari Ilaga untuk disemayamkan di Kampung halamannya di Sulawesi Selatan.

"Malam ini jenazah masih dibersihkan, rencananya besok akan diterbangkan dari Ilaga Kabupaten Puncak ke Kabupaten Mimika dan selanjutnya ke Makassar Sulawesi Selatan, mengingat keluarga besarnya ada di sana," terangnya.

Kamal pun mengurangi bela sungkawa atas meninggalnya Briptu Heidar dalam menjalankan tugas negara.

"Saya secara pribadi dan mewakili Polda Papua mengungkapkan turut berdukacita semoga keluarga besar almarhum diberikan kesabaran," tuturnya.

Dibaca 99 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX