Dua Sekolah Islam Terpadu Kompak Berkurban | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Para siswa dan guru SDIT Luqman Al Hakim dan SMPIT Ibnu Sina saat memotong hewan kurban (foto:iis) Para siswa dan guru SDIT Luqman Al Hakim dan SMPIT Ibnu Sina saat memotong hewan kurban (foto:iis)

Dua Sekolah Islam Terpadu Kompak Berkurban

Papua Selatan Penulis  Senin, 12 Agustus 2019 20:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-SDIT Luqman Al Hakim dan SMPIT Ibnu Sina kompak bersama-sama melakukan penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di areal sekolah kemarin. Para siswa dan dewan guru bergotong royong melakukan penyembelihan hingga proses pendistribusian kepada masyarakat khususnya kaum dhuafa. Ketua Panitia Kurban SDIT Luqman Al Hakim, Dwi Rahayu kepada wartawan mengemukakan bahwa jumlah keseluruhan hewan yang disediakan oleh pihaknya sebanyak 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Khusus untuk kambing semuanya dipotong di sekolah sedangkan untuk sapi ada yang dilakukan di RPH dan ada yang di sekolah. Hewan kurban yang terkumpul semuanya berasal dari sumbangan wali murid dan kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun.

Ia menjelaskan bahwa jumlah hewan kurban tahun ini meningkat lebih banyak dari tahun sebelumnya. Adapun alasan memilih sekolah sebagai lokasi pemotongan antara lain untuk memberikan edukasi kepada anak-anak sehingga memiliki keberanian dalam proses pemotongan. Selain itu mereka juga bisa belajar ikhlas untuk berkurban dengan menyisihkan kelebihan rezeki yang dimiliki. “Daging akan dibagikan kepada petugas yang melakukan pemotongan dan pendistribusian, untuk siswa, tetangga di sekitar sekolah dan kepada warga muslim Papua yang ada di Merauke,”jelasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Kurban SMPIT Ibnu Sina, Taufik Iriawan di tempat yang sama mengemukakan bahwa sekolah tersebut tahun ini berkurban sebanyak 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Untuk dua ekor sapi dipotong di RPH sedangkan hewan sisanya dipotong di areal sekolah. “Kami melibatkan seluruh siswa untuk membantu karena sekolah kami berasaskan Islam maka hal ini penting sebagai pembelajaran bagi anak-anak. Jadi mereka bisa ikut membeli hewan kurban dan melihat tata cara menyembelih hewan yang benar sesuai syariat Islam,”jelasnya. Menurutnya, tahun ini adalah tahun pertama SMPIT Ibnu Sina melakukan kurban sendiri dan tidak lagi bergabung dengan SDIT Luqman Al Hakim seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Dibaca 47 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.