Ingin Sampaikan Aspirasi ke Kapolda, Ketua HMI: Kita Diinterogasi, Dibentak-bentak | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

Ingin Sampaikan Aspirasi ke Kapolda, Ketua HMI: Kita Diinterogasi, Dibentak-bentak

Papua Barat Penulis  Senin, 12 Agustus 2019 12:19 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari, Saridin Tifruan merasa kecewa atas respon yang ditunjukkan pihak Polda Papua Barat, khususnya Satuan Brimob, Sabtu (10/8).

Sebab, ungkap Tifruan, rencana aksi damai melalui agenda penyampaian orasi dan aspirasi menyuarakan insiden pemukulan oleh oknum Brimob Polda Papua Barat berinisial R terhadap seorang PNS di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Barat, Zulhedy Hasanussy (44 tahun) di Arfai, Kabupaten Manokwari, sepekan lalu, dicekal anggota Brimob saat mereka ingin menyampaikan  orasi dan aspirasi di depan markas Polda Papua Barat.

Ia membeberkan, mereka belum sempat menyampaikan orasi, tetapi dia bersama 2 rekannya langsung ditarik ke dalam Gedung Polda Papua Barat dan memeriksa seluruh barang bawaan, seperti tas, handphone, dan sebagainya.

Tifruan mengungkapkan, selama di dalam gedung hampir 3 jam, mereka mendapat interogasi dari pihak kepolisian, sehingga untuk mengambil gambar saja tidak sempat, karena dilarang dan tidak diizinkan untuk disebarluaskan.

“Kita diinterogasi, dibentak-bentak. Padahal tujuan kami itu hanya menyampaikan aspirasi kami kepada Bapak Kapolda. Tas kita dilepas, dompet dan saku semua diperiksa. Ini terkesan bahwa seolah-olah kita ini pergi untuk hal lain. Mungkin wajah-wajah kami mencurigakan sampai kami diperiksa begitu,” sesal Tifruan yang ditemui Tabura Pos di Bumi Marina Asri, Amban, Manokwari, Minggu (11/8).

Ia menegaskan, aksi ini murni atas nama HMI Cabang Manokwari dan tidak ada dorongan pihak mana pun. Sedianya, sambung Tifruan, pihaknya ingin menyampaikan 4 poin yang menjadi tuntutan HMI Cabang Manokwari, tetapi tidak sempat disampaikan.

Tifruan merincikan, keempat poin, yaitu: pertama, meminta Kapolda untuk menegaskan seluruh anggotanya untuk tidak serta-merta memukul atau menindak rakyat. Kedua, oknum Brimob yang melakukan pemukulan harus dipecat apabila memenuhi unsur dalam Sidang Kode Etik.

Ketiga, meminta Kapolda untuk segera menyelesaikan kasus itu dan menyerahkan ke pengadilan negeri, dan keempat, meminta Kapolda merehabilitasi pihak korban, baik secara fisik maupun psikomotorik atas rasa trauma yang ditimbulkan.

Ia mengaku di antara korban dan HMI Cabang Manokwari tidak ada hubungan apa-apa, bahkan dirinya saja tidak pernah bertemu korban sebelumnya.

Menurut dia, aksi ini atas dasar kemanusiaan setelah mengetahui ada oknum anggota melakukan pemukulan terhadap rakyat dan hal itu apabila tidak ditindak tegas, maka menjadi suatu kekhawatiran akan terulang kembali.

Dikatakan Tifruan, aksi ini juga sebenarnya sudah dijadwalkan dan pihaknya telah menyurati pihak Polres Manokwari, sehingga tidak ada unsur atau kesan aksi dipaksakan.

“Hanya saja, malam sebelum aksi dilakukan, semua anggota pengurus siap melakukan aksi. Lalu ada intervensi bahwa akan ada penghadangan dari massa untuk menghalangi aksi ini. Ada yang menakuti-nakuti mereka, makanya tidak ada yang turun. Akhirnya, kami bertiga saja yang ke sana,” ungkap Tifruan.

Ia menambahkan, dalam aksi ini tidak ada hasil apa-apa, karena selama berada di Polda, pihaknya hanya mendapatkan interogasi dari anggota dan ini ada indikasi pihak Brimob sengaja mencekal agar aspirasi itu tidak disampaikan ke Kapolda.

“Mereka bilang kenapa tidak di Polres atau ke Brimob. Menurut kami, jelas kasus ini tidak bisa di Polres. Kita tujuannya memang ke atas agar atasan bisa menginstruksikan langsung ke bawah,” ujar Tifruan.

Meski terkesan mendapatkan interogasi dan pencekalan untuk menyampaikan aspirasi ke Kapolda Papua Barat, pihaknya tetap berkomitmen mengawal kasus ini. “Kami akan tetap mengawal kasus ini,” tegas Tifruan.

Tifruan juga mengaku segera mengagendakan untuk menggelar jumpa pers dan kembali akan turun untuk berjumpa Kapolda Papua Barat guna menyampaikan aspirasi tersebut. [AND-R1] 

Dibaca 116 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.