Serempet Seorang Bocah, Seorang Sopir Nyaris Tewas Dibacok | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

Korban saat mendapatkan perawatan medis Korban saat mendapatkan perawatan medis

Serempet Seorang Bocah, Seorang Sopir Nyaris Tewas Dibacok

Kriminal Penulis  Minggu, 11 Agustus 2019 19:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Morokai Penggu (40), supir angkutan umum lintas kabupaten di Wamena nyaris tewas usai dianiaya sekelompok warga usai terlibat kecelakaan saat melintas di desa Kira Distrik Kelila Jalan Trans Wamena - Bokondini, Sabtu (10/8) pagi pukul 09.30 WIT.

Data yang dihimpun dari Humas Polda Papua menyebutkan kecelakaan tunggal yang berbuntut pada penganiayaan itu bermula ketika mobil yang dikendarai korban melaju dari arah kota Wamena menuju distrik Kelila dengan membawa enam orang penumpang. Setibanya di Desa Kira Distrik Kelila Jalan Trans Wamena - Bokondini mobil tersebut mengalami gangguan pada bagian rem (rem blong) yang mengakibatkan mobil terbalik.

Disaat yang sama, seorang anak yang berada di pinggir jalan pun menjadi korban, dimana dirinya terbentur badan mobil yang mengakibatkan luka cukup serius. Spontan warga yang berada disekitar tempat kejadian langsung menyerang sopir dengan benda tajam yang mengakibatkan sopir mengalami luka sabetan di bagian leher bagian kiri, kepala bagian belakang dan pergelangan tangan sebelah kiri.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal Ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dimana saat ini kasus kecelakaan tunggal yang berbuntut pada penganiayaan, kini telah ditangani oleh Pihak Kepolisian Resor Mamberamo Tengah.

"Kasus inj dalam penanganan, dimana saat kejadian Anggota kami yang mendapatkan informasi langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi para korban untuk mendapatkan perawatan medis, serta menghimbau warga setempat untuk tidak melakukan hal anarkis yang dapat merugikan," unjarnya.

Lanjut Kamal, saat ini para korban kecelakaan dan Korban penganiayaan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit umum setempat.

"Morokai Penggu mengalami luka bacokan cukup para akibat bacokan begitu juga seorang bocah yang menjadi korban serempet saat mobil terbalik, sementara enam orang penumpang mobil hanya mengalami luka ringan," unjar Kamal.

Kamal menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak – pihak yang tidak pertanggung jawab yang memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Mamberamo Tengah.

Dibaca 174 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.