Seorang Pria Tewas Di Hutan | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

zenazah korban saat dievakuasi (foto:ist) zenazah korban saat dievakuasi (foto:ist)

Seorang Pria Tewas Di Hutan

Papua Selatan Penulis  Jumat, 09 Agustus 2019 17:34 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Seorang pria ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di tengah hutan di Boven Digoel. Awalnya, sang istri melaporkan ke Pos Pencarian Dan Pertolongan Boven Digoel. Pukul 12.10 WIT, Karolina (istri korban) datang dan melaporkan sang suami yang belum pulang dari hutan. Korban bernama Adolf Enop (52 th) dan sehari-hari aktifitasnya adalah berkebun. Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke selaku SMC (SAR MissionCoordinator) memerintahkan personil yang ada di sana untuk merespon dan segera mengirimkan personil guna melakukan pencarian di lokasi dugaan hilangnya korban.

Pukul 12.30 WIT, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi dugaan korban hilang dengan berjalan kaki selama satu jam karena akses menuju lokasi hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Kebun korban berada di hutan sekitar muara Tinggitak Boven Digoel. Setelah melakukan penyisiran di lokasi, akhirnya pada pukul 16.10 WIT korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di hutan berdekatan dengan kebun milik korban pada koordinat 6° 7'40.11"S - 140°16'53.55"T. Setelah dimasukkan ke dalam kantung jenasah, korban lantas dievakuasi masih dengan berjalan kaki menuju ke rumah sakit.

Sebelumnya ketika dimintai keterangan, Karolina menuturkan kebiasaan suaminya yang memang hampir setiap hari tinggal di bivak di kebun dan sesekali pulang ke rumah. Pada tanggal 24 Juli 2019 lalu, Adolf pamit untuk kembali ke bivak di kebunnya. Anggota keluarga tidak ada yang berpikir bahwa itu adalah pamit terakhir korban. Baru pada Hari Minggu lalu tanggal 4 Agustus, ada anggota keluarga yang menyadari bahwa korban sudah lama tidak pulang ke rumah.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mengecek ke kebun. Setibanya di lokasi, mereka menyadari bahwa korban tidak berada di kebun dan hanya mendapati peralatan berburu berupa busur dan anak panah serta tas korban saja. Sampai Hari Selasa lalu pihak keluarga masih berupaya melakukan pencarian sendiri namun hasilnya nihil. Saat ini jenasah korban telah diserahterimakan ke pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

Dibaca 69 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.