Jangan Latihan Lain Main Lain | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Jangan Latihan Lain Main Lain

Papua Barat Penulis  Jumat, 09 Agustus 2019 15:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ransiki,TP-  Bupati kabupaten manokwari selatan Markus Waran mengharapkan agar penggunaan dana kampung menyentuh seluruh aspek kehidupan, para kepala kampung diminta agar melibatkan seluruh komponen ditiap kampung dalam musyawara kampung (muskam) maupun penggunaan dana kampung.

“Komponen kampung itu bukan hanya istri dan anak kepala kampung saja. Justru kampung itu ada karena ada masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, disitu ada mantra, tani, bidan desa diundang semua untuk membahas penggunaan dana kampung agar pembangunan kampung seluruhnya terjamah," tegas Bupati Mansel, Markus Waran belum lama ini.

Jika sudah melakukan musyawara kampung bersama, sebaiknya program yang telah dituangkan dalam dokumen muskam untuk diterapkan, jangan sampai tidak sesuai dengan usulan masyarakat.

"Jangan latihan lain main lain dilapangan, artinya kesepakatan lain, karena ada desakan masyarakat jadi eksekusinya lain. Jadi saya cuman kasi tau mengingatkan saja. Sebab proses hukum ini berjalan," pungkas Waran.

Waran mengaku, kerap menerima laporan dari masyarakat bahwa ada aparat kampung sengaja tidak libatkan seluruh komponen yang ada di kampung disetiap musyawarah kampung, apalagi dalam penggunaan dana kampung.

"Ini yang sengaja atau memang seperti itu sehingga tidak dilibatkan, sehingga banyak masyarakat yang datang melapor," kata Waran heran.

Disampaikan Waran, penggunaan dana kampung tidak sesuai prosedur atau mekanisme mempunyai konsekuensi hukum yang sangat bersar berujung pada penjara.

"Bapak ibu, dana kampung ini konsekuensi hukumnya sangat besar apa bila tidak digunakan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan secara berjenjang dan bertahap dan tidak ikut petunjuk teknis dengan berkoordinasi dengan berbagai stakeholder yang ada dikampung dengan baik," pesan Waran. [CR35] 

Dibaca 54 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.