Dua Hari Berlangsung, Bimtek Sistem Informasi Kepegawaian Ditutup | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Timotius Demetouw sedang menabuh tifa tanda ditutupnya secara resmi pelaksanaan Bimtek Sistem Informasi Kepegawaian (E-Lapkin dan SKP) bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, di Aula Lantani II Kantor Bupati Jayapura, Kamis (8/8) siang. Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Timotius Demetouw sedang menabuh tifa tanda ditutupnya secara resmi pelaksanaan Bimtek Sistem Informasi Kepegawaian (E-Lapkin dan SKP) bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, di Aula Lantani II Kantor Bupati Jayapura, Kamis (8/8) siang.

Dua Hari Berlangsung, Bimtek Sistem Informasi Kepegawaian Ditutup

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 08 Agustus 2019 19:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Kepegawaian (E-Lapkin dan SKP) bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura yang berlangsung selama dua hari, tanggal 7 -8 Agustus di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura resmi ditutup.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Timotius Demetouw mengatakan, berdasarkan surat edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Republik Indonesia, Nomor : B/ 2810/ 2016 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negri Sipil (PNS) disebutkan bahwa pejabat pembina kepegawaian baik pusat dan daerah wajib melaporkan hasil penilaian prestasi kerja PNS kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI sebagai evaluasi terhadap penilaan prestasi kerja.

"Kemudian ditindaklanjuti oleh BKN melalui surat edaran kepala BKN Nomor : K 26 butir 3 yang menyebutkan bahwa pelaporan prestasi kerja PNS mulai tahun 2016 sudah harus menggunakan aplikasi E-Lapkin atau laporan kinerja secara elektronik,” ujarnya

Dikatakan, Sistim informasi kepegawaian memiliki data berupa aplikasi yang digunakan untuk melaporkan dan mengontrol kinerja PNS. Aplikasi tersebut adalah E-Lapkin yang digunakan oleh setiap instansi yang memiliki kewajiban melaporkan hasil kinerja PNS kepada BKN.

Menurutnya, alipkasi E-Lapkin dapat membantu atasan langsung untuk menilai kinerja pegawai baik harian, mingguan, bulanan dan tahunan. melalui aplikasi-apliksi tersebut akan diketahui peta kinerja PNS di Indonesia yang menjadi dasar dalam melakukan pembinaan dan mengontrol kinerja pegawai sesuai kewenangan BKN.

“Dengan terlaksananya kegiatan Bimtek selam dua hari, saya berharap semua peserta yang telah mengambil bagian sudah mendapat bekal pengetahuan yang cukup tentang sistim infomasi kepegawaian dan apabila saudara kembali ke perangkat daerah masing-masing bisa mempraktekan kembali apa yang diterima selama mengikuti kegiatan Bimtek ini,” harapnya

Sementara itu, Ketua Panitia Bimtek yang juga sebagai salah satu kepala bidang di BKPSDM Kabupaten Jayapura, Jhoni Hokoyokhu menyebutkan, bahwa jumlah peserta sejak hari peratama adalah sebanyak 82 orang dari target 112 orang.

“Seluruh peserta Bimtek dapat mengikuti kegiatan dengan baik mulai dari awal sampai selesai. Dalam kesempatan Bimtek yang telah berlangsung dua hari, kami panitia perlu menyampaikan kepada bapak bupati bahwa kegiatan Bimtek telah ada kesepakat dari pihak penyelenggara dan juga oleh seluruh Kasubag kepegawaian mengenai batasan waktu penyelesaian E-Lapkin masing-masing OPD,” tukasnya.

Lebih lanjut, Hokoyokhu menandaskan, adapun ketentuan batas waktu adalah sebagai berikut. Bahwa bagi OPD yang jumlah pegawai diatas 100 orang maka batasnya sampai dengan tanggal 15 September, bagi yang jumlah pegawainya dibawa 100 maka batas waktunya sampai tanggal 30 Agustus.

Dengan demikian, pihak penyelengara dalam hal ini BKPSDM Kabupaten Jayapura menyampaikan kepada Bupati bahwa apa yang telah disepakati menjadi komitmen bersama untuk ditindak lanjuti setelah semua Kasubag Kepegawaian OPD menyampaikan laporannya kepada pihak BKPSDM.

Dibaca 33 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.