Bantuan Untuk UMKM Orang Asli Papua Menurun | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi

Bantuan Untuk UMKM Orang Asli Papua Menurun

Kota Jayapura Penulis  Selasa, 06 Agustus 2019 19:21 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Bantuan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Orang Asli Papua (OAP) menurun pada 2019, bila dibandingkan tahun sebelumnya.

"Sekarang dengan kondisi pelaku UMKM di Kota Jayapura yang asli orang Papua, kami mulai meningkatkan kualitas dari pengelolaan usaha maupun dalam menghasilkan produk supaya mereka bisa bersaing," ujar Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi di Kantor Walikota Jayapura, Selasa (6/8/19).

Dijelaskan Robert, UMKM asli Papua menurun lantaran Disperindagkop dan UKM setempat mulai mengutamakan kualitas produk dan kesungguhan dari pelaku UMKM Papua, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menginginkan yang sebanyak-banyaknya.

"Untuk tahun ini jumlah UMKM asli Papua menurun menjadi 200 UMKM bila dibandingkan dengan 2018 sebanyak 250, tapi bantuan keuangan meningkat, kalau tahun lalu Rp1 juta maka tahun ini Rp2 juta, yang bersumber dari dana Otsus," ujarnya.

Diakuinya, minat masyarakat asli Papua sangat tinggi, bahkan Disperindagkop dan UKM setempat sampai menolak karena setelah didampingi sebagian tidak layak karena tidak berkembang.

"Kalau dinilai layak maka tahun berikutnya kami usulkan untuk menerima bantuan dari pemerintah Kota Jayapura dan bantuan ini dua tahun berturut-turut sehingga betul-betul serius untuk peningkatan UMKM Papua," ungkapnya.

"2019 ini jumlah UMKM yang kami bina juga mengalami peningkatan, yaitu 600 lebih UMKN tahun ini yang kami bina dengan dana dari pemerintah Kota Jayapura baik Papua dan non Papua karena ada yang bersumber dari dana Otsus dan DID," jelasnya.

Dibaca 102 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX