Pemprov Papua Barat Tolak Usulan 145 Pemekaran Kampung dari Pemkab Teluk Bintuni | Pasific Pos.com

| 23 October, 2019 |

Pemprov Papua Barat Tolak Usulan 145 Pemekaran Kampung dari Pemkab Teluk Bintuni

Papua Barat Penulis  Sabtu, 03 Agustus 2019 03:48 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bintuni, TP – 145 daerah di Kabupaten Teluk Bintuni yang dipersiapkan untuk dimekarkan menjadi kampung, sampai saat ini belum juga ada titik terang, sekalipun sudah diusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat. Panitia khusus (Pansus) yang dibentuk DPRD Kabupaten Teluk Bintuni juga belum dapat mengatasi masalah itu.

Terkait hal itu, Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, MT menjelaskan, 145 kampung persiapan belum bisa menjadi kampung definitif, karena usulan Pemda Teluk Bintuni yang diajukan ke Pemprov Papua Barat, sudah ditolak.

“Dulu kita memang punya Perda yang mengatur soal itu. Sebelum saya menjadi Bupati. Tapi Perda itu punya kelemahan misalnya, luas wilayah, jumlah penduduk tidak memenuhi syarat. Oleh sebab itu, Pemprov Papua Barat menolak semua usulan kita,” jelas Bupati Kasihiw saat memberi sambutan pada acara pelantikan 41 Kepala Kampung di Sasana Karya, Rabu (31/7).

Bupati menegaskan, meski usulan ditolak, Pemkab akan terus berjuang. Dikatakan Bupati, saat ini sudah sampai pada tahapan draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sudah disampaikan kepada DPRD.

“Perlu saya pertegas bahwa ini merupakan kepentingan masyarakat. Maka, kita akan kerja keras. Saat ini, kita sudah punya draft Raperda yang berkaitan dengan kampung dan sudah kita serahkan ke DPRD,” ungkap Bupati.

Untuk tetap melaksanakan fungsi pemerintahan kampung, Bupati menyatakan, jika Surat Keputusan (SK) sementara menjadi solusinya.

“Saya perlu jelaskan hal ini, supaya masyarakat tidak lagi bertanya-tanya. Intinya, kita harus berdoa dan berusaha, supaya Raperda ini bisa segera selesai,” tandas Bupati. [VLI-R4] 

Dibaca 135 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.