Pemprov akan Tarik Rumah Dinas DPR Papua Barat | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Pemprov akan Tarik Rumah Dinas DPR Papua Barat

Papua Barat Penulis  Sabtu, 03 Agustus 2019 03:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat akan menarik rumah dinas DPR Papua Barat yang terletak di Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menegaskan, penarikan rumah dinas itu karena anggota DPR Papua Barat sudah diberikan tunjangan perumahan dari negara, sehingga mereka tidak boleh lagi menempati rumah dinas tersebut.

“Kalau mereka mau tinggal di rumah dinas, harus kembalikan tunjangan perumahan dan tidak akan diberikan tunjangan perumahan lagi,” tandas Mandacan kepada para wartawan di sela-sela kegiatan Monitoring dan Evaluasi KPK di Kantor Gubernur Papua Barat, Kamis (1/8).

Menurutnya, itu tergantung anggota DPR Papua Barat, jika mau memakai tunjangan perumahannya untuk menyewa rumah, maka pejabat Pemprov bisa menempati rumah dinas tersebut.

Namun, sambung dia, apabila anggota dewan masih menempati rumah dinas, maka masa jabatannya selesai, harus keluar dari rumah dinas tersebut. “Tidak seperti sekarang, ada anggota DPR Papua Barat yang sudah selesai masa jabatannya, tapi masih tinggal, bahkan diberikan ke keluarga yang tinggal,” ungkap dia.

Dicecar jika ada anggota dewan yang masa jabatannya sudah selesai, tetapi tidak mau keluar dari rumah dinas, Mandacan menegaskan, Pemprov akan melakukan berbagai tindakan untuk menarik kembali aset Pemprov tersebut.

“Artinya, secara normatif kita sudah lakukan imbauan, baik tertulis maupun lisan agar rumah dinas itu segera dikembalikan ke pemda. Kalau tidak ada respon, kita akan menarik paksa, baik aset rumah dinas, lahan, dan kendaraan dinas maupun aset lain. Kita akan tetap koordinasi dengan pihak keamanan dan Satpol PP untuk menarik kembali aset-aset ini,” tegas Gubernur. [FSM-R1] 

Dibaca 41 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.