Petugas Kebersihan Harus Laksanakan Tugas Sesuai Prosedur | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru

Petugas Kebersihan Harus Laksanakan Tugas Sesuai Prosedur

Kota Jayapura Penulis  Jumat, 02 Agustus 2019 19:49 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura minta agar petugas kebesihan sejumlah 827, mulai dari buruh babat rumput, buruh sapu, sopir truk, buruh TPA muslim buper Waena, bank sampah, petugas kebersihan di laut dapat melaksanakan tugas sesuai prosedur.

"Sudah janji bersedia kerja, dikasi peralatan, gaji, maka harus bertanggung jawab sesuai tugas dan porsi masing-masing," kata Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (2/8/19).

Menurut Rustan, buruh kebersihan di Kota Jayapura tidak bekerja tepat waktu, malas masuk kerja, ada yang membuang sampah ke dalam got, bak sampah lambat diangkat. Bahkan, lokasi yang sudah menjadi tanggung jawabnya tidak dibersihan dengan baik.

"Saya mohon dengan hormat kepada semua petugas kebersihan agar bekerja mengikuti petunjuk teknis, standar operasional produr. Saya minta koordinator kelompok jalankan absen masuk dan pulang. Saya tidak mau terima gaji tapi tidak bekerja," jelas Rustan.

Rustan mengakui, petugas kebersihan di Kota Jayapura sudah memberikan kontribusi sehingga meraih piala Adipura sebanyak lima kali.

"Nyatanya banyak yang bekerja lalai, dan tidak sesuai prosedur makanya kumpulkan sehingga kinerja petugas kebersihan berjalan dengan maksimal. Saya minta mulai hari ini bekerja ikuti petunjuk teknis," ujar Rustan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura, Ketty Kailola menyatakan, tenaga-tenaga pengawas kebersihan maupu petugas kebersihan yang malam melaksanakan tugasnya akan dipecat.

"Kami berikan teguran pertama, kedua, dan ketiga. Kalau masih malas lagi, maka langsung dipecat. Karena banyak orang yang antri untuk mau bekerja menjadi petuga kebersihan. Gaji buruh sapu Rp3 juta. Kami juga berikan asuransi bila terjadi kecelakaan kerja, dan diberikan Tunjangan Hari Raya," jelasnya.

Dibaca 88 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.