Dinkes Telusuri Penyebab Gizi Buruk Tiga Balita di Distrik Sidey | Pasific Pos.com

| 21 November, 2019 |

Dinkes Telusuri Penyebab Gizi Buruk Tiga Balita di Distrik Sidey

Papua Barat Penulis  Kamis, 01 Agustus 2019 23:05 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari sudah menangani tiga pasien gizi buruk di Distrik Sidey. Saat ini, pihak dinas kesehatan juga masih mencari penyakit bawaan dari tiga pasien gizi buruk itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alfred Bandaso, mengatakan dirinya sudah mendapat informasi dari Puskesmas Sidey bahwa kepala puskesmas sudah mengunjungi tiga pasien gizi buruk di Sidey.

Pihak puskesmas, kata dia, juga mencari tahu penyebab gizi buruk itu. Jika ternyata gizi buruk itu memiliki penyakit bawaan, maka akan segera dibawa untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

“Fasilitasnya itu di SP-4 atau di Masni salah satunya karena di situ ada penanganan gizi buruk khusus. Jadi nanti mereka tangani. Kalau sudah tau penyebabnya untuk penanganan lanjutannya dilakukan oleh Puskesmas Sidey sendiri,” sebut Bandaso kepada para wartawan di kantor Bupati Manokwari baru-baru ini.

Menurutnya, penanganan pasien gizi buruk akan dilakukan dengan baik. Apalagi, di dalam dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), ada juga untuk penanggulangan gizi buruk. “Jadi masih dicari tahu penyebabnya, namun ibunya memiliki riwayat TBC (Tuberkulosis). TBC ini merupakan salah satu penyakit penyertanya,” sebutnya.

Menurutnya, penyakit TBC pada pasien gizi buruk harus juga ditangani dengan baik karena TBC, juga menyebabkan pasien sulit makan. “Jadi penyakit itu muncul dulu baru berdampak ke sana karena penyakit itu orang susah makan. Jika tidak ditangani penyakitnya, juga tidak akan makan,” tukasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo mengapresiasi langkah cepat Dinas Kesehatan Kabupaten  Manokwari dalam menangani tiga pasien gizi buruk tersebut.

“Berkaitan dengan gizi buruk yang ada di Distrik Sidey, saya dengar ada tiga, saya langsung menghubungi kepala dinas kesehatan,” ujarnya di sela-sela menyampaikan sambutan Bupati Manokwari pada kegiatan Rapat Koordinasi I Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Manokwari Tahun 2019 baru-baru ini.

Menurutnya, gizi buruk tidak berdiri sendiri, pasti ada penyakit lain yang mengikuti. Oleh karena itu, penanganannya bukan hanya sekedar menangani gizi buruknya, tapi juga penyakit yang mengikutinya. “Dan saya bersyukur bahwa gerak cepat dinas kesehatan melalui Puskesmas Distrik Sidey untuk penanganan gizi buruk tiga orang, sudah ditangani dinas kesehatan melalui puskesmas. Makanya kita bersyukur, kita berikan apresiasi dinas kesehatan,” katanya.

Langkah cepat dinas kesehatan, kata Budoyo, sudah tepat. Begitu mendengar kejadian gizi buruk langsung ditangani tanpa menunggu perintah dari bupati.(BNB-R3) 

Dibaca 81 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.