Bappenda Kabupaten Jayapura Akan Terapkan E-tax di Hotel dan Restoran | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai

Bappenda Kabupaten Jayapura Akan Terapkan E-tax di Hotel dan Restoran

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 01 Agustus 2019 22:39 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Termasuk Rumah Makan dan Parkir

 

SENTANI – Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura menargetkan dalam waktu dekat ini akan menerapkan Pajak Online (E-tax) dan Host to Host Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P-2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus Hendrik Tegai saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Kamis (01/8) siang.

Dikatakannya, untuk mengejar target tersebut, pihaknya saat ini sudah menyusun sebuah jadwal untuk penanganan e-tax, Hos to host PBB-P2 dan PBHTB Kabupaten Jayapura yang diharapkan dapat tuntas diakhir Agustus.

"Karena sesuai arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), penerapan e-tax dan Host to Host PBB P-2 serta BPHTB di deadline hingga akhir agustus. Nah saat ini untuk e-tax kita sudah punya data hotel mana saja yang nantinya menggunakan tapping box, pos-online serta yang akan menggunakan aplikasi lainnya,"katanya.

Pihaknya juga telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Bank Papua Cabang Sentani dan BPN Kabupaten Jayapura guna mendukung program e-tax, Host to Host PBB serta BPHTB.

Yang mana PKS dengan BPN Kabupaten Jayapura di tandatangani oleh bupati Jayapura dengan Kepala BPN Kabupaten Jayapura kemudian disusul penandatanganan antara dirinya selaku Kepala Bappenda dan Kepala Kantor Bank Papua Cabang Sentani.

Theo menyebutkan untuk e-tax, pihaknya masih fokus pada pajak hotel, restoran, tempat hiburan dan pajak parkir.

“Sementara kita masih fokus disitu, untuk jenis pajak lainnya itu akan menyusul. Termasuk retribusi daerah” tukas Theo.

Dibaca 115 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik