PON Mendatang, Pemuda Jangan Hanya Jadi Penonton | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merauke, Daniel Taraneno (foto:iis Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merauke, Daniel Taraneno (foto:iis

PON Mendatang, Pemuda Jangan Hanya Jadi Penonton

Papua Selatan Penulis  Rabu, 31 Juli 2019 03:21 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merauke, Daniel Taraneno mengemukakan bahwa menjadi suatu kebanggaan karena Kabupaten Merauke menjadi salah satu lokasi pelaksanaan PON mendatang yang meliputi beberapa cabang olahraga. Tentunya sejumlah kesiapan teknis sudah mulai dilakukan secara bertahap, baik dari KONI maupun Dispora di tingkat daerah, provinsi hingga pusat.

“Namun kami dari bidang pemuda tidak ingin pada pelaksanaan PON nanti pemuda di Merauke hanya menjadi penonton oleh sebab itu koordinasi sudah dilakukan dengan tingkat provinsi agar pemuda dapat terlibat,”jelasnya kepada wartawan di SKB Kelapa Lima belum lama ini. Dalam teknis pelaksanaan, kabupaten telah mempersiapkan dan memberdayakan pemuda untuk membentuk unit-unit usaha kecil kreatif sehingga dapat berkontribusi pada pelaksanaan PON.

Seperti memasarkan aneka souvenir, baju-baju kaos dan aneka cinderamata menarik lainnya yang menonjolkan kekhasan Merauke. Bak gayung bersambut, provinsi memberikan ruang tersebut sehingga pemuda dapat menjadi LO-LO dari setiap cabang untuk membantu panitia mendampingi tim yang akan hadir di Kabupaten Merauke.

Tentunya pemuda yang akan terlibat akan melalui proses seleksi ketat karena harus memahami tentang kondisi dan potensi Merauke serta tempat wisata yang ada. Direncanakan tahun depan proses rekrutmen mulai dilakukan untuk selanjutnya diberikan pendampingan khusus sehingga mereka lebih memahami apa saja yang menjadi tugas dan tanggung jawab mereka nanti. “Mereka nantinya akan membantu panitia dari segala segi, baik saat pertandingan, konsumsi, perlengkapan, akomodasi, transportasi dan lain-lain,”pungkasnya.

Dibaca 43 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX