Penanganan Penyakit Malaria Harus Secara Konprehensif | Pasific Pos.com

| 14 November, 2019 |

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari

Penanganan Penyakit Malaria Harus Secara Konprehensif

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Rabu, 31 Juli 2019 02:40 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyomam Sri Antari, mengatakan penanganan penyakit malaria harus secara konprehensif agar menekan kasus malaria di Kota Jayapura.

"Termaksud Fogging massal pada malam hari. Kami lakukan dua kali seminggu dan secara lisan dilaporkan nyamuknya sudah tidak banyak lagi," ujar Ni Nyoman di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (30/7/19).

Penanganan secara konprehensif, diantaranya dengan melibatkan satuan tugas keamanan di pos lintas batas Skouw-Papua Nugini karena sebagian satgas ada yang bertani dan berternak sehingga sangat rawan digigit nyamuk.

"Kalau kasus malaria secara detail di Kota Jayapura ada 20.796 kasus berdasarkan data Desember 2018. Target kami 2019 mau turunkan angka ini," ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, penanganan malaria juga dengan membenahi pelayanan petugas kesehatan dengan melihat secara detail, apakah bisa ditetapkan malaria atau tidak dan dari sisi pengobatan juga jangan under dosis atau stop minum obat saat sudah membaik.

"Tanam tumbuhan serei di halaman rumah, genangan air dialirkan dan simpan ikan pemakan jentik dalam kolam atau yang tergenang air. Kasus yang paling banyak orang dewasa. Kalau keluar malam pakai baju lengan panjang sebagai langkah pencegahan," jelasnya.

Ni Nyoman menghimbau kepada warga penanganannya dilakukan secara rutin, bukan hanya dari pemerintah tapi juga masyarakat dengan menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya, maka angka penderita malaria bisa turun.

"Dikerjakan secara terpadu antara pemda, organisasi non-pemerintah, swasta dan masyarakat. Kebersihan pangkal dari sehat. Pelan pelan di rubah dengan melakukan pendampingan," jelasnya.

Dibaca 118 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.