Manokwari Juara Umum Peda KTNA, Bupati: Mereka Luar Biasa | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

Manokwari Juara Umum Peda KTNA, Bupati: Mereka Luar Biasa

Papua Barat Penulis  Selasa, 30 Juli 2019 14:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Kabupaten Manokwari berhasil menjadi juara umum Pekan Daerah Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (Peda KTNA) tingkat Provinsi Papua Barat yang dilaksanakan di Kabupaten Teluk Bintuni pekan lalu. Dalam kegiatan empat tahunan ini, kontingen Kabupaten Manokwari berhasil meraih enam medali emas, dua perak, dan satu perunggu.

Atas prestasi itu, kontingen Kabupaten Manokwari memboyong piala bergilir dan piala tetap dan sudah diserahkan Ketua Kontingan Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo kepada Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, pada apel gabungan OPD di halaman kantor Bupati Manokwari, Senin (29/7).

Usai menerima piala, Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, mengapresiasi kerja keras kontingan Kabupaten Manokwari dan menilai capaian itu sangat luar biasa.

“Mari kita berikan semangat, apresiasi, dan applaus untuk tim Peda KTNA Kabupaten Manokwari yang meraih juara umum. Mereka luar biasa, terima kasih,” ujar Bupati.

Mandacan berharap, tahun-tahun mendatang prestasi itu bisa dipertahankan agar bisa mengharumkan nama Kabupaten Manokwari.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo mengatakan, Manokwari berhasil menjadi juara umum dari 20 nomor yang dilombakan, diantaranya meraih 6 medali emas, dua perak, dan satu perunggu dengan jumlah peserta yang diboyong dari Manokwari sebanyak 69 orang.

“Mulai dari agrobisnis dilombakan pameran, tarian. Keterampilan petani seperti membajak, memilih bibit unggul. Ada asah terampil dan uji tangkas. Kemudian ada nomor keakraban. Dari 20 nomor itu Kabupaten Manokwari memperoleh 6 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Ekshibisi paduan suara kita juga juara tapi tidak dinilai. Jadi dari situ, dari kriteria lomba itu dinilai itu kita pengumpul medali emas terbanyak dan kita berhak dapat juara umum,” ujar Kukuh.

Medali emas, kata dia, diperoleh dari lomba menangkap lele, olahraga kekompakan (bakia), vokal grup, tarik tambang.

Untuk persiapan sebelum Peda KTNA, dia mengatakan, pembinaan teknis selalu dilakukan karena merupakan tugas dinas pertanian dan para penyuluh untuk memberikan keterampilan teknis. Untuk persiapan mata lomba Peda KTNA, menurutnya, dua bulan sebelum Peda KTNA digelar, pihaknya membentuk kontingen dan melakukan training center.

“Ini empat tahun sekali dilaksanakan. Aturannya adalah satu tahun sebelum pekan nasional KTNA. Jadi pekan nasional dimajukan, kita juga harus maju, kalau dimundurkan berarti kita juga harus mundur. Sesuai hasil rembuk bersama KTNA yang disepakati Kabupaten Manokwari Selatan jadi tuan rumah untuk Peda KTNA berikutnya,” tukasnya. (BNB-R3) 

Dibaca 102 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.