Lilys Purnama, Sukses Rintis Usaha Oleh-Oleh | Pasific Pos.com

| 9 December, 2019 |

Owner Az Kukis, Lilys Purnama Wati Ohoitenan (foto:iis) Owner Az Kukis, Lilys Purnama Wati Ohoitenan (foto:iis)

Lilys Purnama, Sukses Rintis Usaha Oleh-Oleh

Papua Selatan Penulis  Minggu, 28 Juli 2019 23:51 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Di Kabupaten Merauke saat ini semakin ramai dengan aneka olahan kuliner yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kota Rusa, baik olahan yang bersifat tradisional maupun modifikasi dengan varian rasa yang lebih moderen. Tidak dapat dipungkiri, oleh-oleh asal Merauke mampu menarik peminat pengunjung, khususnya yang datang dari luar daerah. Salah satu olahan yang tengah menjadi favorit masyarakat adalah aneka kue dengan merek Az Kukis yang diproduksi oleh sang owner langsung, Lilys Purnama Wati Ohoitenan.

Kepada ARAFURA News di outletnya Sabtu lalu, wanita berjilbab ini mengemukakan bahwa awalnya ia lebih dominan membuat kue lontar dan diakui cukup banyak yang suka. Jika di Bali terkenal dengan pie susu maka ia berharap di Merauke terkenal dengan lontarnya. Usaha ini dirintis sejak akhir tahun 2013 silam namun seiring berjalannya waktu banyak permintaan dari para pelanggan untuk membuat aneka kue lain sehingga ia mulai membuat berbagai macam cake dan kue kering. Namun untuk dapat mengetahui selera pelanggan, ia benar-benar detil sehingga rasa yang dihasilkan sesuai dengan selera pelanggan maupun dirinya. “Saya juga melakukan survey dengan menanyakan kepada sejumlah orang dan masukan yang mereka berikan saya tampung untuk selanjutnya saya implementasikan dalam kue buatan saya. Terutama bagaimana membuat kue saya tetap awet dan fresh,”jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk desain kemasan juga ia perhatikan dengan detil sehingga lebih menarik dan memiliki keunikan tersendiri. Untuk pelanggannya, ia sudah memiliki dalam jumlah banyak dan tersebar dari seluruh kalangan. Untuk harga, ia sama sekali tidak mematok harga yang terlalu tinggi namun harga yang terjangkau kantong. Tidak jarang begitu pesanan membludak, ia harus mencari tenaga tambahan sehingga pesanan dapat selesai tepat waktu. Pasalnya, ia juga bekerja di kantor sehingga harus pintar-pintar membagi waktu mengurus usahanya.

Dibaca 125 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.