Di Merauke, Polisi Gagalkan Penyeludupan Miras Ilegal | Pasific Pos.com

| 17 August, 2019 |

barang bukti miras yang diamankan pihak kepolisian barang bukti miras yang diamankan pihak kepolisian

Di Merauke, Polisi Gagalkan Penyeludupan Miras Ilegal

Kriminal Penulis  Selasa, 23 Juli 2019 20:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Kepolisian Kawasan Pelabuhan Laut Merauke berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras oleh salah satu penumpang Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 53 di Pelabuhan Laut Merauke, Senin (22/7) malam pukul 19.30 WIT.

Penumpang yang tidak diketahui identitasnya ini menyelundupkan 22 botol miras ilegal jenis Vodka. Modusnya dengan menyembunyikan miras dalam ember berisi tahu yang dibawanya ke Wanam, Distrik Ilwayab.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi, Selasa (23/7) mengatakan, pihak kepolisian setempat masih melakukan pengejaran terhadap pemilik miras ilegal.

“Pelaku belum tertangkap, sedangkan barang bukti telah diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Merauke,” kata Kamal.

Terungkapnya penyelundupan miras ini, berawal saat anggota Polsek KPL Merauke melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang KM Sabuk Nusantara 53 yang hendak berangkat ke Wanam, Distrik Ilwayab.

Dari pemeriksaan, lanjut Kamal, anggota mencurigai ember berisi tahu milik salah satu penumpang kapal. “Pas dicek di bawah tahu terdapat 22 botol miras jenis vodka,” terangnya.

Berdasarkan informasi Anak Buah Kapal (ABK), ungkap Kamal, pemilik ember berisi tahu dan miras ini hendak berangkat ke Wanam, Distrik Ilwayab. “Infonya pemilik miras hendak berangkat ke Wanam, namun belum diketahui identitasnya,” bebernya.

Menurut mantan Wakapolresta Depok ini, minuman keras merupakan salah satu faktor dari suatu tindak kejahatan dan kecelakan yang terjadi di wilayah hukum Polda Papua. Ia pun mengajak keluarga maupun kerabat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras karena akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dibaca 57 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX