Diduga Dituntut Mas Kawin, Seorang Pria Gantung Diri | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

kondisi korban saat berada di lokasi kejadian kondisi korban saat berada di lokasi kejadian

Diduga Dituntut Mas Kawin, Seorang Pria Gantung Diri

Kriminal Penulis  Selasa, 23 Juli 2019 20:29 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Diduga terlilit masalah keluarga, Goliad Walilo (35) warga Kampung Apahapsili Kabupaten Yalimo ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon setinggi delapan meter, Senin (22/7) pagi pukul 09.30 WIT.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar, yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan dugaan tewasnya korban akibat depresi yang dialami lantaran masalah keluarga.

"Sebelumnya korban sedang mengalami masalah, dimana keluarga Istrinya menuntut uang mas kawin sebesar Rp. 50 juta dan babi enam ekor, dugaan kuat masalah itu yang memicu korban nekat mengakhiri nyawa dengan cara gantung diri," ucapnya.

Kata Kamal, kasus bunuh diri itu berawal ketika korban dan istrinya saling cekcok. Lalu korban mengusir sang istri dan meminta untuk bercerai.

"Pihak keluarga istri korban yang berada di Distrik Elelim datang Ke Distrik Apahapsili Kampung Apahapsili untuk mencari korban dengan tujuan untuk menuntut pertanggung jawaban korban atas semua perbuatan yang telah di lakukan terhadap istrinya," tutur Kamal

Lanjut Kamal, kasus gantung diri itu pun merembet luas sehingga terjadi aksi balas dendam, dimana keluarga korban mendatangi rumah korban yang saat ini ditinggal sang istri lalu dibakar.

"Kasus bunuh diri itu melebar karena keluarga korban tidak terima. Namun sejauh ini kami Anggota kami di lapangan telah melakukan pendekatan sehingga tidak terjadi bentrok antar masa dan kasus tersebut telah diredam," ucapnya.

Kamal menghimbau, bagi keluarga korban untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kasus ini telah ditangani oleh pihak kepolisian dan percayakan kasus ini akan ditangani secara profesional.

Selain itu, masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan kejadian ini untuk memperkeruh suasana mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dibaca 124 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX

Trending Topik