Kejari Manokwari Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Sanggeng | Pasific Pos.com

| 7 December, 2019 |

Kejari Manokwari Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Sanggeng

Papua Barat Penulis  Selasa, 23 Juli 2019 13:20 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari mengadakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanggeng Manokwari, Senin (22/7), dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhiyaksa ke-59.

Setelah peringatan itu, acara dilanjutkan dengan syukuran di halaman Kejari Manokwari, dihadiri para forkompimda dan pihak perbankan di Manokwari.

Kajari Manokwari, Togging Banjar Nahor, SH, MAP mengungkapkan, selama 8 bulan bertugas memimpin Kejari Manokwari, tidak ada kesulitan besar yang dihadapinya.

“Tiga tahun saya bertugas di Nabire dan kini di Manokwari, maka saya harus melakukan yang terbaik untuk membangun tanah ini, tanah Papua yang subur dan kaya,” tandas Banjar Nahor dalam peringatan Hari Bhakti Adhiyaksa ke-59 di halaman Kejari Manokwari, kemarin.

Diungkapkannya, Kejari Manokwari sudah dipilih sebagai salah satu lembaga yang masuk dalam zona integritas reformasi birokrasi menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Wilayah Bersih Melayani (WBM), sehingga untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan orang yang mau bekerja keras dan mampu setia dengan pekerjaan kecil.

Sebab, sambung Banjar Nahor, dengan menyelesaikan pekerjaan kecil, tentu akan dipercayakan untuk melakukan pekerjaan besar. Di samping itu, ia berharap unsur pimpinan dan staf di Kejari Manokwari melakukan yang terbaik untuk melayani masyarakat pencari keadilan, bukan sebaliknya, menunggu harus dilayani.

Dia menambahkan, selain kebersihan dan kerapian di lingkungan kerja, tentu harus menjadi prioritas utama, sehingga bisa memberikan kenyamanan dalam bekerja dan memberikan kenyamanan terhadap orang lain yang datang ke Kejari Manokwari.

“Apa pun bentuk yang kita kerjakan, tetapi kalau pelayanan tidak maksimal, pasti pekerjaan akan cacat. Ini yang terus saya genjot,” tandas Kajari.

Ke depan, sambung Banjar Nahor, Kejari Manokwari akan terus melakukan perubahan dalam penanganan berbagai perkara, baik pidana umum, pidana khusus, dan tipikor melalui percepatan proses pelimpahan berkas perkara ke pengadilan guna mendapatkan penetapan persidangan.

“Selambat-lambatnya dalam kurun waktu 3 hari setelah berkas perkara diterima,” tukas Kajari.

Ditegaskannya, keberhasilan dalam zona integritas reformasi birokrasi menuju WBK, WBM, tentu bisa dicapai apabila bersama-sama maju dalam satu tujuan.

“Sekeras apa pun kerja saya, tanpa para jaka dan staf, tidak akan membuahkan hasil maksimal, tetapi dengan kerja sama yang baik akan memberikan hasil yang memuaskan,” pungkas Banjar Nahor. [BOM-R1] 

Dibaca 85 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.