Produksi Oleh-Oleh Kota Rusa, ‘SMKN 1 Tanah Miring Libatkan Para Siswa’ | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Tenan T.P Noken SMKN 1 Tanah Miring, Nuryanti Rahayu menunjukkan produk yang dijual (foto:iis) Tenan T.P Noken SMKN 1 Tanah Miring, Nuryanti Rahayu menunjukkan produk yang dijual (foto:iis)

Produksi Oleh-Oleh Kota Rusa, ‘SMKN 1 Tanah Miring Libatkan Para Siswa’

Papua Selatan Penulis  Senin, 22 Juli 2019 21:06 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Tenan T.P Noken SMKN 1 Tanah Miring, Nuryanti Rahayu mengemukakan bahwa dalam memproduksi aneka olahan oleh-oleh khas Merauke, sekolah turut melibatkan para siswa yang ada dan guru mendampingi siswa agar produk yang dihasilkan tetap terjaga kualitasnya. Para siswa didampingi agar menjadi trampil, tidak hanya dalam membuat produk tetapi juga hingga ke proses pemasaran. Sekolah ini juga beruntung karena banyak mendapatkan dukungan dari dinas-dinas terkait, seperti bantuan peralatan dan pendanaan.

“Oleh sebab itu kami dapat melakukan produksi secara kontinyu dan tidak menghadapi kendala. Adapun produk yang dibuat antara lain abon ikan gastor rasa pedas dan original, kripik pisang rasa nangka dan rasa coklat serta produk teh sarang semut yang dikemas seperti teh celup,”terangnya kepada ARAFURA News saat kegiatan pameran anggrek di halaman Kantor Bupati belum lama ini. Lebih lanjut ia menjelaskan, SMKN 1 Tanah Miring juga bekerjasama dengan salah satu toko kue ternama di Kota Merauke dimana sekolah ini khusus yang menyiapkan bahan baku abon gastor untuk pembuatan abon gulung.

Untuk kemasan produk, sekolah juga tidak menghadapi kesulitan karena sudah memiliki relasi di Malang sehingga kemasan yang dihasilkan benar-benar menarik layaknya di kota-kota besar. Sejauh ini pemasaran produk sudah merambah ke Boven Digoel, Asmat, Jayapura, Nabire dan Bali. Namun tidak sedikit pelanggan yang membeli dalam jumlah banyak untuk dibawa sebagai oleh-oleh, seperti ke Yogyakarta dan Lampung. Pihaknya berharap pemasaran produk SMKN 1 Tanah Miring dapat lebih meluas ke depan. Namun sementara ini pemasaran masih dalam lingkup kecil karena sekolah juga harus menyesuaikan dengan stok yang tersedia.

Dibaca 95 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.