Terkait Kolaborasi FKIP Dan Fakultas Hukum | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Para dosen saat berfoto bersama dengan narasumber usai workshop (foto:iis) Para dosen saat berfoto bersama dengan narasumber usai workshop (foto:iis)

Terkait Kolaborasi FKIP Dan Fakultas Hukum

Papua Selatan Penulis  Senin, 22 Juli 2019 21:05 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Yeni:”Diharap Jadi Kolaborasi Yang Baik”

 

MERAUKE,ARAFURA,-Dekan FKIP UNMUS, Yeni Pasaribu berharap kolaborasi antara FKIP dan Fakultas Hukum menjadi kolaborasi yang baik tahun ini sehingga di tahun-tahun berikut dapat berlanjut. “Kita tidak bisa berjalan sendiri namun harus bersinergi dengan fakultas lain. Saya berharap kolaborasi yang ada tidak hanya menghasilkan RPS dan modul saja tetapi juga dapat menghasilkan artikel-artikel yang dapat dipublikasikan bersama,”ujarnya saat membuka workshop rekonstruksi mata kuliah pendidikan anti korupsi di gedung Dekanat belum lama ini.

Yeni juga meminta untuk RPS mata kuliah anti korupsi agar benar-benar difokuskan sebab KKNI sudah dipersiapkan dimana di dalamnya juga terdapat mata kuliah anti korupsi. Apalagi ada tuntutan dari program RPS yang lebih khusus, dalam hal ini mempunyai konten kearifan lokal budaya Marind. Seperti apa nanti realisasinya, menjadi tugas dari para dosen mata kuliah anti korupsi untuk mempersiapkan RPS tersebut. Lalu terkait dengan buku ajar maka berdasarkan pengalaman sebelumnya di tahun 2017 paling sedikit sudah dihasilkan 5 buku ajar dari hibah perangkat pembelajaran dan sudah digunakan oleh dosen FKIP.

Oleh sebab itu ia berharap hal tersebut dapat kembali dilakukan tahun ini dimana dosen mata kuliah yang bersangkutan mampu menghasilkan buku ajar atau paling tidak berupa modul sehingga bisa diusulkan untuk penerbitan dan dapat digunakan. Bahkan kalau suatu saat dapat dilaksanakan hibah buku ajar internal Unmus maka hal itu dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan dosen yang lain untuk memproduksi buku ajar, paling tidak untuk mata kuliah-mata kuliah umum.

“Selanjutnya berkaitan dengan video pelaksanaan pembelajaran maka kita perlu berkaca pada pengalaman hibah di tahun-tahun sebelumnya. Kalau bisa tahun ini kita tidak hanya fokus dengan video yang menitikberatkan saat dosen melaksanakan pembelajaran di dalam kelas namun diharapkan tingkatannya bisa lebih tinggi dengan video testimoni,”harapnya. Menurut Yeni, penting untuk menampilkan testimoni maupun masukan-masukan, baik dari mahasiswa, pimpinan maupun rekan-rekan sejawat. Pasalnya video tersebut akan dipilih dan diupload oleh Belmawa oleh sebab itu besar harapan video milik FKIP dapat terpilih dan turut dipublikasikan.

Dibaca 75 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.