Gubernur: Kantor LPPD sebagai Pusat Informasi dan Kegiatan | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Gubernur: Kantor LPPD sebagai Pusat Informasi dan Kegiatan

Papua Barat Penulis  Senin, 22 Juli 2019 02:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meletakkan batu pertama pembangunan gedung kantor Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Barat di Manokwari, Sabtu (20/7).

LPPD ini sebagai lembaga yang membina paduan suara gerejawi sehingga memerlukan infrastruktur yang memadai yakni, sebuah kantor karena sebagai sarana mengatur kegiatan dan bekerjasama secara sistematis, dan terkendali, serta terpimpin untuk mencapai tujuan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Disamping itu, kata Mandacan, LPPD bertujuan untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan potensi-potensi dibidang seni musik, olah vokal, musik gereja, dan paduan suara dengan budaya Indonesia yang mencintai musik gereja sebagai bagian terpenting dalam liturgi peribadatan.

"Kantor ini dibangun untuk proses penyelenggaraan kegiatan dan sebagai pusat informasi dan kegiatan. Selaku Gubernur saya berikan apresiasi kepada bapak dan ibu yang bekerja keras melalui kontingen pesparawi yang telah mengharumkan nama provinsi diajang nasional dan internasional," kata Mandacan usai melakukan peletakkan batu pertama gedung LPPD Provinsi Papua Barat, pekan lalu.

Mandacan mengatakan, pemprov Papua Barat berkewajiban melakukan akselerasi program pembinaan dan menghadirkan kesejahteraan rakyatnya termasuk umat yang punya bakat dan potensi sesuai kemampuan yang dimiliki masing-masing umat.

Orang nomor 1 dijajaran Pemprov Papua Barat ini mengharapkan, LPPD secara aktif melakukan bimbingan dan pembinaan kepada generasi muda yang mempunyai potensi dibidang musik gerejawi.

"Kami mendukung sepenuhnya pembangunan kantor LPPD PB ini. Dengan harapan sumber daya manusia yang ada dalam lembaga ini berupaya membangun masyarakat dibidang musik gereja," tandas Mandacan. [FSM-R3] 

Dibaca 55 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.