Ugal-ugalan Seorang Pemuda Tewas Terjatuh dari Motor | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

unit lakalantas Polsek Jayapura Selatan saat mendatangi lokasi kejadian unit lakalantas Polsek Jayapura Selatan saat mendatangi lokasi kejadian

Ugal-ugalan Seorang Pemuda Tewas Terjatuh dari Motor

Kriminal Penulis  Minggu, 21 Juli 2019 20:40 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Nasib naas dialami William Sibi warga Hamadi Tanjung Distrik Jayapura Selatan, pria berusia 20 tahun itu tewas dalam perjalanan ketika hendak mendapatkan perawatan medis usai mengalami kecelakaan, di jalan poros entrop tepat di depan gapura kantor walikota, Sabtu (21/7) lalu.

Korban meninggal akibat luka benturan cukup parah di bagian kepala, sementara rekannya mengalami luka-luka dan kini masih mendapatkan perawatan medis dirumah sakit umum daerah Dok II Jayapura.

Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra menerangkan penyebab kecelakaan yang menewaskan William Sibi warga Hamadi Tanjung akibat faktor pengaruh minuman keras.

"Kecelakaan itu karena pengendara (korban) dalam keadaan mabuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya," ungkapnya Minggu (21/6) siang.

Ia menjelaskan, kejadian naas itu terjadi ketika William Sibi (korban meninggal dunia) berboncengan dengan Yan Korwa menggunakan sepeda motor scorpion tanpa plat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Entrop tujuan Hamadi, namun setibanya di depan gapura kantor walikota, keduanya terjatuh.

"Akibat kecelakaan tersebut pengendara mengalami luka luka dan mengeluarkan darah dari hidung dan telinga kemudian pengendara dilarikan kerumah sakit AL - di arahkan ke rumkit dok II kemudian sampai di dok II Diarahkan lagi kerumkit Marthen inday dan sesampainya di rumkit marthen inday langsung di tangani oleh Dokter. Kemudian dokter mengatakan korban sdh meninggal dunia dlm perjalanan kerumkit," ucapnya.

Atas kejadian itu Jahja menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di kota Jayapura untuk tidak mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan terjadi.

Dibaca 112 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.