Anggaran BOP PAUD di Kota Jayapura Naik | Pasific Pos.com

| 17 August, 2019 |

Kepala Bidang PAUD dan PLS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Cliford Korwa Kepala Bidang PAUD dan PLS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Cliford Korwa

Anggaran BOP PAUD di Kota Jayapura Naik

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Jumat, 19 Juli 2019 22:16 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Anggaran 2019 Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) di Kota Jayapura khusus untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik diberikan kepada 76 PAUD.

"Totalnya ada Rp3,3 miliar. Tahun lalu Rp2,7 miliar. Satu orang siswa mendapat Rp600 ribu, bagi siswa yang sudah terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Dana ini diberikan setiap tahun," ujar Kepala Bidang PAUD dan PLS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Cliford Korwa di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (19/7/19).

Dijelaskan, naiknya anggaran BOP PAUD karena adanya PAUD baru yang tersinkron di Dapodik. PAUD yang tersinkron di Dapodik sudah memiliki izin operasional dan mendapat Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSL).

"Dana yang sudah diberikan, dikelola oleh PAUD berdasarkan proposal yang diajukan dan jumlah peserta didik yang ada di PAUD. Semua PAUD di Kota Jayapura yang sudah memenuhi syarat mendapat bantuan operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena sudah melaksanakan delapan standar pendidikan," jelasnya.

Berdasarkan petunjuk teknis, kata Cliford, dana BOP PAUD dibagi 35 persen untuk transportasi kegiatan, 50 persen untuk beli pensil dan krayon dan 15 persen untuk pembayaran listrik dan air.

Bantuan tersebut dari kementerian disampaikan kepada Dinas Pendidikan setempat dan dibentuk tim BOP PAUD yang mendistribusikan ke lembaga-lembaga PAUD, dana yang disiapkan berdasarkan kuota siswa di PAUD.

"Yang tidak mendapatkan BOP PAUD karena tidak memenuhi syarat, tidak mempunyai izin operasional, belum masuk sistem Dapodik," ungkapnya.

Dibaca 66 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.