Dinkes akan Lihat Langsung Bocah Diduga Menderita Gizi Kurang di Sidey | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Dinkes akan Lihat Langsung Bocah Diduga Menderita Gizi Kurang di Sidey

Papua Barat Penulis  Selasa, 16 Juli 2019 13:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari akan melihat langsung kondisi Martinus Moktis, balita berusia 1 tahun lebih dari Kampung Sidey, Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari, yang diduga menderita gizi kurang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alfred Bandaso, mengatakan, langkah pertama untuk menangani kasus gizi buruk adalah dengan melihat langsung kondisi penderita. Dengan begitu, akan diketahui penyebab gizi buruk yang diderita pasien.

Setelah itu, baru pihaknya bisa menentukan langkah yang akan dilakukan selanjutnya.

“Otomatis yang pertama itu kita melihat kondisi yang bersangkutan. Yang utama kan begitu. Apakah oleh karena infeksi, atau apakah oleh karena memang kurang gizi, kurang perhatian orangtua. Dari situ baru kita bisa tahu apa yang bisa dibikin dinas kesehatan,” ujar Bandaso kepada wartawan di kantor Bupati Manokwari, Senin (15/7).

Bandaso merasa tidak mungkin bocah tersebut tidak diberikan makanan tambahan apalagi obat dan suplemen. “Pasti sudah dikasih obat, suplemen,” sebutnya.

Kendati demikian, kata Bandaso, pihaknya akan melakukan pemeriksaan spesifik terhadap Martinus.

“Itu kan perlu diperiksa. Biasa kan orang sakit harus diperiksa secara spesifik, kalau penanganan ibu kan lain, penanganan petugas kesehatan kan lain. Masing-masing kan gimana yang sebenarnya, langkah-langkahnya seperti tadi,” katanya.

Dia menambahkan, gizi buruk bisa terjadi di mana saja. Tidak memandang apakah orangtua penderita mampu atau tidak.

“Apakah orangtuanya yang kurang mampu, ada juga yang orangtuanya mampu. Jadi tidak mesti, tidak harus tidak ada. itu pasti ada, cuma persentasinya ada keterbatasan, kan ada hubungannya dengan stunting juga. Makanya kita ada program untuk stunting, tahun ini kita ada buat regulasi sampai Desember terus nanti tahun depan dilaksanakan,” pungkasnya. [BNB-R4] 

Dibaca 39 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.