Penerimaan Pajak Papua Tumbuh 28,05 Persen | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

Rilis penerimaan pajak semester I tahun 2019. Rilis penerimaan pajak semester I tahun 2019.

Penerimaan Pajak Papua Tumbuh 28,05 Persen

Ekonomi & Bisnis Penulis  Senin, 15 Juli 2019 20:04 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Penerimaan Pajak Kanwil DJP Papua dan Maluku untuk periode Semester I Tahun 2019 jika dibandingkan periode yang sama tahun 2018 tumbuh sebesar 28,05 persen di tengah pertumbuhan ekonomi regional wilayah Papua yang mengalami kontraksi sebesar -20,13%% pada Triwulan I 2019 1) .

Sementara itu, jika dibandingkan dengan target penerimaan tahun 2019, pencapaiannya adalah sebesar 36,43%. Capaian tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian para periode yang sama beberapa tahun sebelumnya, yang rata-rata mencapai sebesar 27%.

PBB adalah jenis pajak yang mengalami pertumbuhan dan pencapaian paling besar, yaitu tumbuh sebesar 666.89% dan realisasinya mencapai 116,63% dari target. Bagusnya kinerja penerimaan PBB karena adanya percepatan pembayaran PBB oleh Wajib Pajak.

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) juga mengalami pertumbuhan yang cukup besar, yaitu 27,68% meskipun realisasinya baru mencapai 21,41% dari target. Besarnya pertumbuhan PPN disebabkan pada tahun 2018 terdapat pengembalian pajak PPN yang cukup besar yang tidak terjadi lagi pada tahun 2019.

Sampai dengan Semester I Tahun 2019, Pajak Penghasilan (PPh) menyumbang kontribusi yang paling besar, yaitu mencapai 60%, dengan jenis pajak utama adalah PPh Pasal 21 (karyawan), PPh Final Jasa Konstruksi, dan PP Badan. Sementara itu, capaian terbesar untuk PPh adalah PPh Badan, PPh Orang Pribadi, dan PPh Pasal 21 yang masing-masing realisasinya telah mencapai 52,83%, 51%, dan 46,98% dari target.

Sektor Konstruksi masih menjadi sektor yang peranan penerimaannya paling besar di Kanwil DJP Papua dan Maluku, yaitu mencapai 27,33% sampai dengan Semester I Tahun 2019.

"Kecuali Sektor Administrasi Pemerintahan yang tumbuh -6,57%, semua sektor usaha mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Pertumbuhan negatif Sektor Administrasi Pemerintahan disebabkan oleh belum optimalnya penyerapan anggaran oleh pemerintah daerah," kata Plt Kakanwil DJP Papua dan Maluku, Bangun Nur Cahya Kurniawan, Senin (15/7/2019).

Sebagai kesimpulan, besarnya pertumbuhan penerimaan dan cukup baiknya pencapaian periode Semester I Tahun 2019 disebabkan beberapa hal yaitu tingkat kepatuhan Wajib Pajak yang semakin baik, pelayanan dan pengawasan yang semakin baik kepada Wajib Pajak yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak, terjalinnya koordinasi dan sinergi yang lebih baik dengan para pemangku kepentingan, terjadinya percepatan pembayaran PBB dan berkurangnya jumlah pengembalian pajak kepada Wajib Pajak dibandingkan tahun 2018.

"Berdasarkan data penerimaan sampai semester I Tahun 2019 di atas, Kanwil DJP Papua dan Maluku optimistis tahun 2019 dapat mencapai target penerimaan pajak yang diamanahkan sebesar Rp.11,48 Triliun," ucapnya.

"Semoga dengan semangat Hari Pajak tanggal 14 Juli, dapat lebih memantapkan pencapaian target penerimaan pajak 2019 dan mampu mewujudkan masyarakat taat pajak," kata Bangun.

"Mari kita bangun Indonesia,
Mari kita bangun wilayah Papua, wilayah Papua Barat dan wilayah Maluku menjadi lebih baik dan sejahtera melalui Pajak, karena Pajak kita, untuk kita," sambungnya.

Bagi masyarakat/wajib pajak yang mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut, kunjungi www.pajak.go.id atau hubungi Kring Pajak di 1500 200. (Zulkifli)

Dibaca 149 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.