Sejumlah Pembangunan Venue PON Dalam Progres Lelang | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Daud Nagabalin Daud Nagabalin

Sejumlah Pembangunan Venue PON Dalam Progres Lelang

Info Papua Penulis  Kamis, 11 Juli 2019 13:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura : Kepala Disorda Papua, Daud Ngabalin mengungkapkan, ada sejumlah pembangunan venue PON sedang dalam proses lelang. Ia mengatakan setidaknya ada enam hingga tujuh venue yang sedang dalam proses lelang semua di klaster Jayapura.

“Inikan ada progres-progresnya. Mulai iventarisir jumlah peserta, kemudian  peralatan. Itu progresnya yang cukup signifikan sekai. Ini sudah dalam proses lelangnya dan sudah tahap evaluasi, tinggal penetapan pemenang tender,” kata Daud Ngabalin kepada Wartawan usai melakukan pertemuan dengan Komisi IV dan Komisi V DPR Papua di Hotel Horison Jayapura, Rabu (10/7/19).

Lanjut dikatakan, Insya Allah akhir bulan ini semua pekerjaan venue sudah dapat dikotrakkan yang enam paket itu. Karena semua sebenarnya on target sebab penayangannya juga sudah masuk.

"Jadi tinggal mereka masukan kalau sudah ada proses tahapannya sudah jalan, tinggal evaluasi penetapan pemenang dan keluar kontar lalu jalan," jelasnya.

Sehingga kata Ngabalin, target semua venue akhir bulan ini sudah bisa kontrak apalagi kalau lelangnya dipercepat.

Diakui hasil sidak DPR Papua memang menemukan banyak yang belum di lelang. Namun kata Ngabalin, karena pada saat sidak, DPR Papua  masih tahap administrasi, sehingga progress sekarang ini kan terjadi perbedaan.

“Memang hasil sidak DPR Papua menemukan banyak yang belum dilelang, karena pada saat itu dengan progress sekarang ini kan bisa saja terjadi perbedaan. Itu sesuatu yang lumrah karena saat DPRP sidak kan masih tahapan administrasi dan dia masih masuk penyampaian dokumen karena lelang itu ada beberapa tahapan,” paparnya.

Nantinya kata dia, setelah diketahui siapa pemenangnya, kemudian kontraktor bisa menyampaikan uang muka pekerjaan, berarti kan progress penyerapan itu sudah bisa ketahuan.

"Termasuk renovasi Stadion Mandala Jayapura itu di PU, Stadion Katapal di Merauke dan Stadion Pendidikan di Wamena. Itu juga di PU," terangnya.

Hanya saja, target pekerjaan dengan APBD Provinsi, itu semua harus selesai tahun 2019 ini. Kalau APBN hingga Juli 2020.

Selain pembangunan venue kata Nagabalin, juga peralatan Popnas yang sangat penting. Tapi itu tidak ada masalah dan sudah siap lelang, juga siap tunjuk pemenangnya. Ini 20 cabang olahraga

"Jadi Popnas itu tanggal 10-18 Oktober mendatang untuk 20 cabor juga, kini dalam proses lelang, tinggal tunggu pemenangnya saja. Popnas ini juga kan target untuk tes even. Jadi kalau tes evenkan untuk 20 cabor berarti sudah setengah perjalanan dari persiapan PON dari 47 cabor yang akan dipertandingkan,”

Dijelaskannya, anggaran untuk peralatan Popnas diperkirakan mencapai Rp 74 miliar. Sementara untuk peralatan di PON, itu nanti kalau boleh sudah masuk dalam perubahan.

Karena peralatan PON itu dia ada 47 cabor, 69 disiplin dengan 768 medali, itukan ada cabor yang peralatannya yang memang harus bisa dicicil sejak tahun ini (2019). Karena ada yang namanya pengadaannya itu tujuh hingga delapan bulan. Apalagi ada peralatan yang akan dibawa dari luar negeri, sehingga itu butuh waktu.

“Kalau dia bandrolnya,  bandrol Jakarta cepat, tapi kan bandrolnya ini dari Jakarta masuk ke Jayapura kan bisa dua hingga tiga pekan proses pengirimannya itu. Belum lagi kalau misalnya rusak dan kita harus dikomplain sehingga harus diganti lagi. Jadi kan butuh waktu,” katanya.

Ngabalin menambahkan, Popnas juga target untuk tes ivent karena Popnas itu ada 20 cabang olahraga.

"Jadi kalau kita tes iventkan itu 20 cabang olahraga, berarti sudah setengah perjalanan dari persiapan PON," tutup Ngabalin. (TIARA)

Dibaca 97 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.