Pemandian Air Panas di Kampung Moso Belum Dikelola Baik | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Kepala Distrik Muara Tami, Supriyanto Kepala Distrik Muara Tami, Supriyanto

Pemandian Air Panas di Kampung Moso Belum Dikelola Baik

Kota Jayapura Penulis  Rabu, 10 Juli 2019 20:36 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Akses jalan menuju pemandian air panas di Kampung Moso, Distrik Muara Tami, belum sepenuhnya bisa dilalui sehingga pengoperasiannya belum maksimal.

"Air panas di Muara Tami merupakan potensi wisata yang sangat bagus bagi masyarakat khususnya di Kota Jayapura," ujar Kepala Distrik Muara Tami, Supriyanto, di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (10/7/19).

Dijelaskan, selain potensi wisata, air panas tersebut juga bisa dijadikan sebagai relaksasi dan recoveri, yang seharusnya sebagai warga Kota Jayapura harus bersyukur adanya salah satu tempat wisata tersebut.

"Air panas di Kampung Moso, kurang lebih ada lima kilo dari kampung kearah timur. Kalau untuk jalan kaki sementara membutuhkam waktu 1 jam perjalanan," ujarnya.

Menurutnya, sesuai dengan program perencanaan, pemandian air panas tersebut akan diakomodir dengan menggunakan dana kampung, dan direncanakam tahun ini akan diakomodir.

"Pemilik hak ulayat dan pemerintah kampung mendukung tempat pemandian air panas di Kampung Moso sebagai tempat wisata yang diandalkan," imbuhnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias B. Mano, mengatakan untuk pemandian air panas di Kampung Moso, belum dikelola karena masih dalam tahapan survei.

"Kami sangat berhati-hati dalam pengelolaannya karena ini menyangkut dengan kawasan hutan lindung dan perkebunan rakyat sehingga butuh kehati-hatian dalam mengembangkannya," ujarnya.

Diakui, pemerintah Kota Jayapura sudah melakukan pembicaraan dengan kepala adat dan masyarakat kampung setempat untuk memfasilitasi sehingga areal tersebut tetap asri sesuai dengan kondisi yang ada karena pemandian air panas itu alami bukan buatan.

"Harus tetap dijaga lingkungannya karena kalau sudah terbuka untuk umum maka mengurangi kondisi alam setempat. Kami rencananya 2020 akan melirik untuk membuka pemandian di sana dalam rangka PON yang harus disiapkan," jelasnya.

Dibaca 72 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX