Kapolri : Program Promoter Dititikberatkan Pada 3 Kebijakan Utama | Pasific Pos.com

| 23 July, 2019 |

Acara syukuran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Satuan Brimobda Papua. Acara syukuran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Satuan Brimobda Papua.

Kapolri : Program Promoter Dititikberatkan Pada 3 Kebijakan Utama

Info Papua Penulis  Rabu, 10 Juli 2019 20:14 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Acara syukuran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 di lapangan Satuan Brimobda Papua digelar Rabu (10/7/2019). Acara syukuran dipimpin langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja.

Hadri dalam kegiatan tersebut Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Pandit Sembiring, S.IP, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M.Tr (Han), Sekda Provinsi Papua Titus Emanuel Adopehan Hery Dosinaen S.Ip, M.KP, Asisten I Setda Provinsi Papua Doren Wakerwa, SH, Kabinda Papua Brigjen Tni Abdul Harris Napoleon, Danrem 172/PWY Kolonel Inf. J. Binsar Parluhutan Sianipar, Wadan Lantamal X/Jayapura Kolonel Laut (P) Eko Wahyono, SE, Pejabat Utama Polda papua, Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas S.Ik, Walikota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano, MM, Wakil Walikota Jayapura. Ir. H. Rustan Saru, MM, Kajanti Papua Setiawan Hartomo SH,MH, Kakansar Jayapura I PUTU ARGA, Asisten I Pemprov Papua Doken Wakerwa, Pama dan pamen Polda Papua, Para Kabalag dan Asisten Kodam XVII/Cendrawasih dan Polda Papua, Para tokoh Adat, masyarakat  kota Jayapura, personil Polres Jayapura Kota dan Polres Jayapura.

Dalam amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang dibacakan oleh Kapolda Papua bahwa peringatan Hari Bhayangkara terkait erat dengan terbitnya Penetapan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946. Melalui Penetapan tersebut, Jawatan Kepolisian Negara yang semula berada dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri, ditetapkan menjadi jawatan tersendiri, yang langsung berada di bawah Perdana Menteri atau Presiden, selaku Kepala Pemerintahan. Peristiwa yang terjadi pada 1 Juli 1946 tersebut, juga menjadi momentum meleburnya berbagai elemen kepolisian ke dalam satu institusi kepolisian yang bersifat nasional.

"Kami bersyukur, sampai dengan saat ini Polri tetap survive melaksanakan tugasnya sebagaimana diatur undang-undang. Polri yang saat ini memiliki anggota 446.873 personel, tersebar pada 34 Polda di 34 Provinsi, 461 Polres di 514 Kabupaten/Kota, serta 4.872 Polsek di 7.201 Kecamatan, bersama-sama dengan TNI dan komponen-komponen bangsa lainnya menjadi pilar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Kapolri melalui Kapolda Papua.

Ditambahkan, berbagai perbaikan yang dilaksanakan oleh Polri selama 3 tahun terakhir melalui Program Promoter, dititikberatkan pada 3 kebijakan utama, yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media.

Peningkatan kinerja diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme dalam penegakan hukum, dan pemeliharaan stabilitas kamtibmas secara optimal. Perbaikan kultur direalisasikan dengan menekan budaya koruptif, menghilangkan arogansi kekuasaan, dan menekan kekerasan eksesif. Sedangkan manajemen media dilaksanakan pada media konvensional dan media sosial, dengan menyampaikan berbagai upaya Polri dalam pemeliharaan kamtibmas dan meminimalisir berita negatif, termasuk hoax dan ujaran kebencian.

Tiga tahun implementasi Program Promoter telah menunjukkan hasil yang baik. Kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Polri pada tahun 2016 termasuk dalam 3 institusi dengan kepercayaan publik rendah, dan saat ini berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga yang kredibel, telah berada pada 3 besar lembaga yang dipercaya publik.

"Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi Bapak Presiden terhadap berbagai capaian Polri, khususnya dalam menghadapi berbagai agenda nasional sepanjang tahun 2018 dan 2019, mulai dari pengamanan Asian Games di Jakarta, Sumsel, Jabar, dan Banten; Asian Para Games di Jakarta; IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Bali; Pilkada Serentak 2018 di 171 wilayah; tahapan Pemilu 2019; Ramadhan dan Idul Fitri 2019; sampai dengan operasi penanganan bencana di berbagai daerah," ucapnya.

"Kami juga mengucapkan terima  kasih atas apresiasi dan penghargaan yang disampaikan oleh Bapak Presiden terhadap pengelolaan organisasi Polri, khususnya terkait Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan yang diraih Polri selama 6 tahun berturut-turut, mulai dari tahun 2013 sampai dengan 2018, peningkatan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Polri, dari 72,11 di tahun 2017 menjadi 74,08 di tahun 2018, peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi Polri, dari 73,65 di tahun 2017 menjadi 75,18 di tahun 2018, serta terwujudnya 69 Zona Integritas di lingkungan Polri," tambahnya.

Berbagai capaian yang diraih oleh Polri tersebut, akan mendorong Polri untuk terus melaksanakan perbaikan guna mendapatkan kepercayaan publik yang amat penting di era demokrasi ini. Selanjutnya kami juga siap menindaklanjuti 5 instruksi Bapak Presiden dan mempedomaninya dalam pelaksanaan tugas, yaitu:
1. Meningkatkan  kualitas  sumber  daya  manusia  Polri,  guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
2. Mengedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial di masyarakat.
3. Meningkatkan  kualitas   pelayanan   publik  yang  modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan.
4. Meningkatkan  profesionalisme  dalam  penegakan  hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
5. Memperkuat   koordinasi   dan   kerja   sama   dengan   TNI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dalam negeri.

Kami mohon doa dan dukungan dari Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, pimpinan Lembaga Tinggi Negara, pimpinan Kementerian/Lembaga, seluruh anggota DPR, DPD, MPR, mitra kerja, senior dan sesepuh Polri dan TNI, serta seluruh masyarakat Indonesia, agar Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya, dalam mengemban tugas memelihara keamanan dalam negeri.

"Dalam kesempatan yang penuh dengan kebahagiaan ini, kami mengucapkan terima kasih atas peningkatan tunjangan kinerja bagi personel Polri, bersama dengan TNI, sebesar 70% yang telah terlaksana selama 1 tahun, mulai tanggal 1 Juli 2018. Hal tersebut amat berarti bagi peningkatan kesejahteraan personel Polri dan TNI.

Selaku Kapolri dan tentunya Panglima TNI, memiliki visi yang sama untuk terus menjaga stabilitas Kamtibmas, menuntaskan tahapan Pemilu 2019, hingga momentum pelantikan pada Oktober 2019 mendatang. Juga memelihara stabilitas keamanan dalam negeri pasca pelantikan, sehingga Pemerintah dapat melaksanakan program-program pembangunan dengan lancar, guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pendapatan nasional.

Dengan demikian tersimpan harapan kepada Bapak Presiden, kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan 5 tahun ke depan Insyaallah dapat meningkat menjadi 100%.

Dalam acara tersebut, Kapolda Papua menyerahkan penghargaan kepada, perwakilan media Elektronik, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat dan bhabinsa yang aktif di kampung binaannya. Dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh Kapolda Papua.

Kemudian acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan,  tari yospan yang diikuti Kapolda papua dan undangan, tari Kakaenda dan goyang Maumere serta hiburan musik dari Edo Kondologit dan artis Kota Jayapura. (Zulkifli)

Dibaca 57 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.