Satreskrims Polres Jayapura Ungkap Sindikat Curanmor | Pasific Pos.com

| 14 November, 2019 |

Satreskrims Polres Jayapura Ungkap Sindikat Curanmor

Papua Barat Penulis  Rabu, 10 Juli 2019 13:36 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Sentani, Papua – Satreskrim Polres Jayapura berhasil membongkar sindikat jaringan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini beroperasi di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura dan sekitarnya.

Dalam pengungkapan itu, anggota Satreskrim Polres Jayapura yang bekerja sama dengan seluruh polsek jajaran, berhasil mengamankan 16 sepeda motor dari berbagai lokasi.

“Untuk pengungkapan kasus curanmor ini ada 3 kelompok yang mana dari ketiga kelompok ini terus kita kembangkan. Memang modus operandi dari curanmor yang kita temukan ini, banyak barang bukti motor ini berasal dari luar wilayah hukum Polres Jayapura,” kata Kapolres Jayapura, AKBP Victor D. Mackbon di Obhe Rei May, Selasa (9/7).

Kapolres mengatakan, 6 orang dari kelompok itu sudah diamankan anggotanya. Dirinya menjelaskan, tidak semua kasus curanmor yang berhasil diungkap ini berasal di wilayah hukum Polres Jayapura saja.

Sebab, ada beberapa kasus diantaranya berasal dari Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura. “Jadi, mereka ini sistemnya sudah berjaring dengan kelompok-kelompok yang ada di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom,” tambah Mackbon.

Disinggung tentang base atau tempat dijadikannya pusat bagi para pelaku curanmor untuk merencanakan aksinya dan menyimpan sepeda motor hasil curian, ungkap Kapolres, para pelaku ini punya tempat transit.

“Modus yang dipakai adalah rumah keluarga mereka. Motor hasil curian ini ditaruh, kemudian dia pergi, nanti begitu sudah dianggap aman, barang ini sudah ada pembelinya, lalu diambil untuk dijual,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, sepeda motor hasil curian ini dijual ke penadah dengan harga yang relatif murah di kisaran Rp. 2 juta hingga Rp. 3 juta. “Itu untuk jensi motor bebek, tapi untuk jenis matik ini bisa sampai dengan Rp. 4 juta hingga Rp. 5 juta per motornya,” pungkas Mackbon. [JEMS-R1]

Dibaca 98 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX